Analisis kinerja keuangan bank umum nasional periode 2003-2005

Nugroho, Ahmad Cahyo (2007) Analisis kinerja keuangan bank umum nasional periode 2003-2005. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R32-01-Ahmad-Cover.pdf - Published Version

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R32-03-Ahmad-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (325kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R32-02-Ahmad-Abstract.pdf - Published Version

Download (312kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R32-04-Ahmad-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (329kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R32-05-Ahmad-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (405kB) | Preview

Abstract

Perbankan Indonesia dituntut untuk lebih meningkatkan kinerja keuangannya agar dapat bertahan dan memenangkan persaingan dalam aktivitas bisnis perbankan yang semakin ketat. Saat ini pelaku bisnis dan analis keuangan telah menyadari bahwa terdapat hubungan antara nilai pasar perusahaan, biaya modal, dan pengembalian atas investasi modal. Pada umumnya para pelaku bisnis perbankan masih menggunakan rasio akuntansi seperti ROE (Return on Equity), ROA (Return on Asset), ROI (Return on Investment) dan RONA (Return on Net Asset) untuk mengukur tingkat kinerja keuangan mereka. Namun, rasio akuntasi tersebut mulai disadari memiliki kelemahan, yaitu mengabaikan ukuran dan pertumbuhan perusahaan (Pasaribu, 2003). Dalam melakukan penilaian kinerja keuangan, saat ini pelaku bisnis maupun para investor mulai mencari alternatif yang dapat digunakan sebagai alat ukur yang lebih memberikan hasil menyeluruh sesuai dengan keadaan dunia usaha. Pengukuran kinerja tersebut mulai diarahkan kepada proses penciptaan nilai bagi para investor. Seiring dengan perkembangan dunia usaha, para investor mulai memberikan perhatian terhadap aspek nilai tambah ekonomis yang dapat diberikan perusahaan terhadap para investornya. Berdasarkan perubahan paradigma tersebut, konsep Economic Value Added (EVA) mulai dikenalkan sebagai alat ukur penilaian kinerja keuangan pada tahun 1989. Berdasarkan uraian di atas, maka penelitian ini akan berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: : (1) Bagaimana kinerja keuangan bank umum nasional yang telah go public? (2)Bagaimana korelasi antara indikator kinerja keuangan yang diperoleh dengan menggunakan Rasio Akuntansi dengan indikator kinerja keuangan yang diperoleh dengan menggunakan Metode Economic Value Added? (3) Bagaimana peta perbankan nasional berdasarkan kinerja keuangan? Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Menganalisis kinerja keuangan bank umum nasional. (2) Menganalisis korelasi antara indikator kinerja keuangan yang diperoleh dengan menggunakan Rasio Akuntansi dengan indikator kinerja keuangan yang diperoleh dengan menggunakan Metode Economic Value Added. (3) Memberikan gambaran peta perbankan nasional berdasarkan kinerja keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dalam bentuk survei. Penelitian survei adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi. Dalam penelitian ini populasinya adalah bank-bank umum nasional yang telah go public dan yang menjadi sampel atau objek yang diteliti adalah sepuluh bank umum nasional terbesar yang telah go public berdasarkan aset menurut publikasi bank Indonesia dengan periode laporan keuangan dari tahun 2003 hingga 2005. Alat analisis yang digunakan untuk penilaian kinerja keuangan berdasarkan rasio keuangan dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif berdasarkan nilai dari rasio-rasio keuangan yang diperoleh dengan melakukan perhitungan akuntansi. Rasio keuangan yang digunakan adalah ROA dan ROE. Hasil analisis ROA dan ROE akan dibandingkan dengan analisis EVA, yang merupakan metode alternatif untuk mengkur keejahteraan pemegang saham. EVA menurut Tunggal (2001) adalah suatu sistem manajemen keuangan yang digunakan perusahaan untuk mengukur laba ekonomi perusahaan, yang menyatakan bahwa kesejahteraan hanya dapat tercipta jika perusahaan mampu memenuhi semua biaya operasi (operating costs) dan biaya modal (cost of capital). Kemudian dengan membandingkan nilai ROA, ROE, EVA dan nilai harga saham perusahaan, akan diukur tingkat keeratan hubungan keempat variabel tersebut dengan korelasi Pearson. Berdasarkan hasil analisis kinerja keuangan bank umum nasional yang telah go public dengan menggunakan Rasio Akuntansi dan metode Economic Value Added menunjukan bahwa sepanjang tahun 2003 sampai dengan tahun 2005, bank yang berhasil menciptakan nilai pertumbuhan ROA tertinggi adalah bank Danamon. Untuk hasil analisis mengenai bank yang berhasil menciptkan nilai ROE tertinggi adalah bank Danamon (2003). Kemudian bank Mega untuk tahun 2004, dan yang terakhir bank BRI untuk tahun 2005. Bank yang berhasil menciptakan nilai EVA tertinggi adalah bank Mandiri (2003 dan 2004), bank BRI (2005). Hasil EVA yang besar yang dihasilkan oleh ketiga bank tersebut disebabkan kemampuan untuk menghasilkan laba yang tinggi dan biaya modal yang ditanggung rendah dan disesuaikan dengan struktur modal yang ada. Sebagian besar penyebab biaya modal yang rendah adalah biaya hutang dan biaya ekuitas yang rendah sehingga menghasilkan biaya modal rata-rata tertimbang yang ditanggung juga rendah. Berdasarkan hasil analisis korelasi antara nilai yang diperoleh dengan menggunakan Rasio Akuntansi dengan nilai yang diperoleh dengan menggunakan Metode Economic value added pada bank umum nasional yang telah go public sepajang periode 2003 – 2005 menunjukan bahwa nilai EVA, ROA dan nilai ROE yang dihasilkan dari sepuluh bank diteliti menunjukan adanya korelasi yang signifikan antara nilai ROA dengan nilai ROE, namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nilai EVA dengan nilai ROA, serta antara nilai EVA dengan nilai ROE. Gambaran peta perbankan nasional berdasarkan kinerja keuangan menggunakan Rasio Akuntansi dan Metode Economic Value Added. Dalam Gambaran peta perbankan ini menggunakan sudut pandang investor, sehingga selain menampilkan hasil analisis tentang peluang investasi juga menampilkan tingkat resiko bank bank yang diteliti menurut peringkatnya. Peluang investasi yang mengambarkan keuntungan yang akan diperoleh calon investor jika berinvestasi disalah satu bank yang diteliti diwakili oleh nilai EVA, ROA dan ROE. Peringkat bank dengan kategori nilai EVA, ROA dan ROE tertinggi telah disebutkan dan dapat dilihat pada paragraf sebelumnya. Resiko yang besar diwakili oleh nilai komposisi modal yang berasal dari pinjaman dalam struktur modal perusahaan dan nilai beta saham perusahaan. Berdasarkan komposisi tertinggi modal yang berasal dari pinjaman dalam struktur modal perusahaan, bank yang menempati urutan teratas adalah bank BRI (2003), bank Lippo (2004) dan bank Mega (2005). Bank dengan nilai beta terbesar pada tahun 2003 adalah bank BCA. Pada tahun 2004 dan tahun 2005, bank dengan nilai beta terbesar adalah bank Danamon. Implikasi manajerial yang dapat disampaikan : (1) Nilai EVA, ROA dan nilai ROE yang dihasilkan dari sepuluh bank diteliti menunjukan adanya korelasi yang signifikan antara nilai ROE dan ROA, akan tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nilai EVA dan nilai rasio akuntansi yang diukur (ROA dan ROE) (2) Dari hasil pemetaan kecenderungan harga saham dengan nilai EVA, ROA dan ROE selama periode tahun 2003 hingga tahun 2005, menunjukan bahwa ketiga variabel tersebut memiliki kecendrungan pergerakan yang sama. Namun harga saham tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai ROA, ROE dan EVA, sehingga pergerakan nilai harga saham tidak bisa selalu dikaitkan dengan nilai ROA, ROE dan EVA perusahaan. (3) Hasil pemeringkatan dengan berdasarkan nilai EVA, ROA, ROE, struktur modal dan nilai beta dapat digunkan sebagai bahan pertimbangan sebelum investor memutuskan kegiatan investasinya.. Hasil pemeringkatan tersebut ingin menjelaskan bank mana saja yang mampu memberikan untungan yang tinggi bagi investor, sekaligus juga menginformasikan bank mana saja yang beresiko tinggi untuk dijadikan pilihan tempat berinvestasi.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Bank Umum Nasional, ROA, ROE, EVA, Nilai Harga Saham, Korelasi Pearson.
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 28 Jun 2016 05:08
Last Modified: 28 Jun 2016 05:08
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2451

Actions (login required)

View Item View Item