Evaluasi implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun di provinsi dki jakarta

Zabidi, Musrif (2006) Evaluasi implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun di provinsi dki jakarta. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
5EK-01-Musrif-Cover.pdf - Published Version

Download (324kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5EK-02-Musrif-Abstract.pdf - Published Version

Download (310kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5EK-04-Musrif-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (317kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5EK-03-Musrif-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (317kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5EK-05-Musrif-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (367kB) | Preview

Abstract

Kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun dibuat dan implementasikan oleh Dinas Pendidikan Dasar Propinsi DKI Jakarta sebagai unit yang bertanggung jawab dalam menyelenggarakan pendidikan dasar. Dalam mengimplementasikan kebijakan wajib belajar sembilan tahun di Propinsi DKI Jakarta, Dinas Pendidikan Dasar Propinsi DKI Jakarta banyak mendapat kendala sehingga implementasi tidak bisa berjalan sesuai yang diharapkan. Angka tidak melanjutkan sekolah dari SD (termasuk Madrasah Ibtidaiyah / MI) ke SLTP (termasuk Madrasah Tsanawiyah/MTs) di Propinsi DKI Jakarta merupakan indikator yang paling tidak memuaskan. Hal ini disebabkan masih tingginya angka tidak melanjutkan sekolah yang cenderung bertambah besar. Banyak hal yang mempengaruhi besarnya angka tidak melanjutkan sekolah di Propinsi DKI Jakarta sehingga perlu dicari faktor-faktor apa yang secara dominan mempengaruhi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi yang akurat dari para pakar pendidikan tentang faktor-faktor apa yang perlu mendapat prioritas utama dalam implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun di Propinsi DKI Jakarta. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan gambaran secara komprehensif tentang faktor apa yang berpengaruh dan apa yang harus menjadi prioritas utama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumbangan yang positif dalam upaya memperbaiki implementasi kebijakan wajib belajar sembilan tahun di DKI Jakarta. Perlu dicari alternatif terbaik dalam implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun di Propinsi DKI Jakarta agar dapat mengurangi angka tidak melanjutkan sekolah di DKI Jakarta. Dari permasalah tersebut di atas dapat dibuat identifikasi masalah sebagai berikut (1) Faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun di Propinsi DKI Jakarta? (2) Apa yang menjadi prioritas utama dari faktor-faktor yang berpengaruh tersebut dalam implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun di Propinsi DKI Jakarta? (3) Alternatif apa yang harus dilakukan dalam implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun agar dapat mengurangi angka tidak melanjutkan sekolah di Propinsi DKI Jakarta? Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini mempunyai tujun (1) Menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau ketidakberhasilan implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun di Propinsi DKI Jakarta, (2)Menganalisis faktor-faktor tersebut dan menentukan faktor-faktor yang menjadi prioritas dalam implementasi kebijakan tersebut, (3) Merumuskan strategi perbaikan implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun untuk mengurangi angka putus sekolah di Propinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan beberapa konsep teori kebijakan secara meliputi umum (1) Formulasi Kebijakan, (2) Implementasi Kebijakan, (3) Evaluasi Kebijakan. Evaluasi kebijakan diperlukan untuk melihat hasil implementasi kebijakan tersebut di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data yang didapat dari sumber data yaitu para pejabat Dinas Pendidikan Dasar Propinsi DKI Jakarta dan para praktisi/organisasi kependidikan melalui quisioner dikumpulkan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif (kualitatif) dan analisis statistik (kuantitatif) dengan mengolah data menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Mengingat penelitian ini mencari prioritas utama atas faktor-faktor yang berpengaruh dalam implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun, maka penggunaan AHP dianggap lebih tepat. Pendapat para sumber data ini diolah dengan menggunakan AHP untuk mengetahui prioritas mana yang harus didahulukan dalam pelaksanaan kebijakan wajib belajar sembilan tahun di Propinsi DKI Jakarta. Setelah pendapat para ahli diketahui kemudin digabungkan dan diolah dengan AHP untuk mengatahui kesimpulan dari seluruh pendapat. Berdasarkan analisis tadi, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun di Propinsi DKI Jakarta adalah (1) Sumber Daya Manusia (SDM), (2) Anggaran Pendidikan, dan (3) Arah Kebijakan. Aktor yang berperan dalam impelementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun adalah (1) Birokrat, (2) Tenaga Pendidik, (3) Orang Tua Siswa. Alternatif strategi yang didapat dari hasil wawancara adalah (1) Pembebasan Biaya Pendidikan, (2) Penambahan Gedung dan Fasilitas Sekolah, (3) Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah, (4) Penambahan Tenaga Pendidik (Guru). Pembobotan nilai terhadap alternatif strategi dari kebijakan ini dipengaruhi oleh faktor-faktor penentu dan aktor yang berperan. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan AHP dalam menentukan skala prioritas, maka alternatif strategi yang dipilih dalam implementasi kebijakan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun di Propinsi DKI Jakarta adalah Penambahan Gedung dan Fasilitas Sekolah yang didalamnya mencakup rehabilitasi gedung dan fasilitasnya baik yang bersifat rutin maupun insidensial. Aktor yang paling berperan dalam startegi ini adalah para birokrat yang dalam hal ini adalah pegawai Dinas Pendidikan Dasar Propinsi DKI Jakarta dan instansi yang berkaitan langsung mengingat peran mereka yang cukup besar dalam penentuan dan implementasinya. Faktor yang paling penting dalam implementasi stategi penambahan gedung dan fasilitasnya adalah faktor anggaran. Besarnya anggaran dan alokasi anggaran merupakan faktor yang paling penting dalam implementasi strategi ini. Berdasarkan hasil penelitian di atas, penulis merekomendasikan beberapa hal sebagai berikut : Dalam pengalokasian anggaran Dinas Pendidikan Dasar Propinsi DKI Jakarta perlu melibatkan pengguna anggaran dan pihak yang menjadi objeknya agar kebutuhan anggaran tersebut tepat pada sasaran. Anggaran untuk pembangunan gedung dan fasilitasnya agar lebih ditingkatkan lagi untuk meningkatkan daya tampung sekolah (SLTP). Dinas Pendidikan Dasar agar lebih aktif mencari informasi langsung dari pelaksana pendidikan di sekolah baik pihak sekolah maupun orang tua murid (Komite Sekolah). Dinas Pendidikan Dasar jangan hanya mengandalkan informasi dari laporan tahunan sekolah dan laporan-laporan yang bersifat kasuistik yang berupa permasalahan kongkret yang harus segera diatasi, perlu peninjauan dan pendataan langsung kelapangan mengenai kondisi bangunan sekolah dan daya tampung sekolah. Perlu dipikirkan relokasi sekolah dari tempat yang sudah menjadi daerah bisnis (pemukiman penduduknya cenderung berkurang) ke tempat yang lebih banyak anak usia sekolah terutama di pinggiran kota. Keterlibatan pihak swasta untuk menukar (ruislag) lokasi sekolah ke pinggiran kota yang lebih murah harga tanahnya dapat membantu Pemerintah Daerah dalam menanggulangi keterbatasan dana pendidikan Perlu dipertimbangkan keterlibatan pihak luar (orang atau badan swasta) dalam pendanaan pemeliharaan/ pembangunan gedung sekolah untuk mebantu pemeruntah daerah selama tidak bertentangan dengan kebijakan yang telah dibuat dan tujuan pendidikan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Implementasi Kebijakan, Wajib Belajar, Putus Sekolah, SLTP Negeri, Dinas Pendidikan Dasar Prop. DKI Jakarta, AHP, Gedung Sekolah.
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 09 Aug 2016 06:05
Last Modified: 09 Aug 2016 06:05
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2529

Actions (login required)

View Item View Item