Mobilisasi dana masyarakat (funding) melalui strategi distribution channel menggunakan pendekatan benchmarking (studi kasus pada pt. bank x)

Iskandar, . (2006) Mobilisasi dana masyarakat (funding) melalui strategi distribution channel menggunakan pendekatan benchmarking (studi kasus pada pt. bank x). Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R32-01-Iskandar-Cover.pdf - Published Version

Download (551kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R32-02-Iskandar-Abstract.pdf - Published Version

Download (359kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R32-03-Iskandar-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (381kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R32-04-Iskandar-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R32-05-Iskandar-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (378kB) | Preview

Abstract

Industri perbankan Indonesia pada masa pra-krisis merupakan salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan yang pesat karena adanya berbagai kebijaksanaan dalam industri perbankan. Dampak utama dari berbagai kebijaksanaan itu adalah peningkatan jumlah bank yang luar biasa di Indonesia. Persaingan pada bisnis perbankan juga menjadi semakin kompetitif seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi. Usaha bank-bank bersaing untuk meraih nasabah terkait langsung dengan usaha untuk mendapatkan penghimpunan dana sebesar-besarnya dari masyarakat. Penghimpunan dana masyarakat oleh perbankan, atau biasa dikenal dengan dana pihak ketiga, merupakan komposisi dana yang terdiri atas giro, tabungan, dan deposito. Persaingan bank-bank tersebut untuk mendapatkan dana pihak ketiga, dapat dilakukan melalui berbagai variasi strategi yang dapat dilakukan oleh pihak masing-masing bank. Mengingat bahwa dana atau uang beredar yang tersebar di Indonesia tidaklah merata, strategi pembangunan distribusi cabang maupun channel lain di berbagai wilayah menjadi penting. Dengan pembangunan dan penyebaran channel yang tepat sasaran, diharapkan bank bersangkutan dapat memperoleh penghimpunan dana yang optimal. Gencarnya ekspansi pembukaan cabang-cabang baru yang dilakukan oleh para pesaing PT. Bank X, membuat Bank X perlu melakukan Benchmarking khususnya dalam hal strategi distribution channel. Pada penelitian ini bank sasaran Benchmark ditetapkan adalah PT. Bank Y dengan alasan selain merupakan peringkat pertama dalam 10 besar bank nasional dari jumlah aset dan dana pihak ketiga yang dihimpun, juga unggul dalam hal jumlah cabang yang dimiliki serta jumlah nasabah yang besar. Dari hasil Benchmarking ini, PT. Bank X diharapkan dapat menentukan strategi yang tepat dalam menentukan distribusi cabang yang baik karena berhubungan dengan potensi besarnya sumber dana masyarakat yang bisa diserap (funding). Bank X telah melakukan strategi distribution channel ke berbagai wilayah di Indonesia. Walaupun tidak terlepas dari strategi pemasaran bank bersangkutan, timbul pertanyaan apakah strategi distribution channel yang telah diterapkan telah berhasil dengan menelaah penghimpunan dana yang telah diraih secara distributif oleh masing-masing cabang bank di daerah masing-masing. Bertolak dari uraian tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk : (1) menganalisis model strategi distribution channel bank sasaran Benchmark, (2) menganalisis Intensitas Persaingan Industri Perbankan Indonesia, pola distribusi channel berdasarkan pendekatan bisnis, serta prakiran masa depan struktur distribusi channel di Indonesia, (3) memformulasikan strategi distribution channel yang tepat dalam upaya meningkatkan penghimpunan dana masyarakat (funding) pada Bank X serta mengantisipasi persaingan antar bank. Penelitian dilakukan di kantor pusat PT. Bank Y sebagai bank target benchmark pada bulan Februari 2006 sampai Maret 2006. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui survei yang menggunakan kuesioner dan wawancara serta analisis data sekunder. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan pendekatan expert judgement, yaitu dengan cara ditentukan terlebih dahulu responden ahli yang akan diwawancara. Unit sampling adalah pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan pengelolaan dan pengembangan perbankan maupun para pengamat perbankan yang mengetahui kondisi industri perbankan di Indonesia. Teknik dan analisis data yang digunakan adalah intensitas persaingan industri perbankan yang menggunakan analisis Lima Kekuatan Porter (Five Forces of Porter, pola channel distribution yang menggunakan analisis deskriptif. Hasil dari pengolahan data ini, kemudian digunakan dalam analisis pembahasan dan implikasi manajerial bagi Bank X.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa studi benchmarking yang dilakukan terhadap Bank Y memperlihatkan keunggulan Bank Y terletak pada penghimpunan dana pada segmen korporasi sehingga dapat memungkinkan untuk menghimpun dana dalam jumlah yang sangat besar. Selain itu Bank Y sebagai bank yang memiliki aset terbesar juga unggul dalam penempatan channel yang merata hampir di seluruh wilayah Indonesia baik itu berupa kantor cabang maupun channel lainnya seperti ATM. Bank Y memiliki total 789 kantor cabang yang mencakup 203 kota serta unit mesin ATM sebanyak 3.218 yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari segi pendekatan bisnis, pola yang di fokuskan oleh Bank Y adalah Business to Business (B2C). Berdasarkan studi benchmarking yang dilakukan terhadap Bank Y, terlihat bahwa selama ini Bank Y lebih banyak melakukan pendekatan Business to Business (B2B) dalam rangka menghimpun Dana Pihak Ketiga dengan menjadikan segmen korporasi dan komersial sebagai nasabah. Ini didukung oleh status Bank Y sebagai bank milik pemerintah yang banyak menyalurkan kredit ke perusahaan-perusahaan BUMN dan perusahaan berskala nasional dan multinasional. Lima Kekuatan Porter yang mempengaruhi intensitas persaingan industri perbankan di Indonesia menunjukkan rentang skor pada tingkat “sedang”. Variabel yang lebih dominan mempengaruhi intensitas persaingan industri perbankan di Indonesia adalah variabel daya tawar nasabah. Pola distribusi channel didasarkan pada pendekatan bisnis berdasarkan wawancara dengan para responden didapatkan jumlah yang berimbang yang memilih pendekatan Business to Busines (B2B) dan pendekatan Customer to Customer (C2C) sebagai pendekatan yang harus dilakukan oleh pihak perbankan. Mayoritas responden menyatakan struktur distribusi channel di Indonesia pada masa mendatang akan banyak dipengaruhi oleh channel electronic. Penggunaan kantor cabang oleh nasabah akan mulai mengalami penurunan kearah automisasi kantor dan cenderung lebih spesifik melayani layanan jasa perbankan yang membutuhkan tatap muka langsung dengan nasabah. Saran yang dapat disampaikan antara lain, Bank X sebaiknya secara aktif melakukan benchmarking terutama terhadap bank-bank yang mempunyai keunggulan dan kekuatan tertentu guna memperjelas arah pengembangan Bank X sebagai bank yang relatif baru dari hasil merger serta agar mempunyai satu kekuatan dan keunggulan tertentu yang dapat menjadi pembeda dengan bank pesaing. Bank X juga harus membangun kondisi bank yang berorientasi kepada konsumen dan juga harus lebih berorientasi pada pengembangan channel electronic. Bank X juga perlu meningkatkan kemampuannya dalam beradaptasi terhadap perubahan tren yang terjadi didalam industri perbankan di Indonesia agar dapat terus berkembang dan menjadi bank yang pilihan masyarakat. Akhirnya, demi kesempurnaan dan untuk memperkaya hasil penelitian selanjutnya terdapat beberapa saran yang dapat disampaikan, yaitu : (1) Perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai efektivitas penghimpunan dana melalui pendistribusian channel secara lebih spesifik per daerah untuk melihat gambaran kemungkinan perbedaan pola pada berbagai daerah ; (2) penelitian selanjutnya disarankan melakukan analisis mengenai karakteristik nasabah dalam daerah yang berbeda untuk dapat melihat gambaran perbedaan maupun kesamaan pilihan channel perbankan antar masing-masing daerah.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: strategi, distribution channel, purposive sampling, paired comparison, benchmarking, industri perbankan, PT. Bank X.
Subjects: Manajemen Strategi
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 15 Aug 2016 05:33
Last Modified: 15 Aug 2016 05:33
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2567

Actions (login required)

View Item View Item