Analisis keseimbangan penggunaan tenaga kerja pabrik kayu lapis pt. kalhold utama di samarinda kaltim

Tristianto, . (1993) Analisis keseimbangan penggunaan tenaga kerja pabrik kayu lapis pt. kalhold utama di samarinda kaltim. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R02-01-Tristianto-Cover.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
R02-03-Tristianto-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
R02-02-Tristianto-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
R02-04-Tristianto-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (998kB) | Preview
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (18MB)

Abstract

Kebijaksanaan Pemerintah untuk mendukung dan menggalakkan ekspor non-migas, termasuk produk-produk agribisnis, mendapat sambutan yang cukup hangat dikalangan dunia bisnis. Hal ini, antara lain, dapat dilihat dari banyaknya usaha dibidang industri mebelair yang muncul untuk pasaran ekspor. Salah satu diantaranya adalah PT Panca Prasetya Agung (PT PPA). Perusahaan ini bergerak dalam bidang produksi dan ekspor produk-produk mebelair dengan bahan kayu jati. Sebagai salah satu perusahaan yang melakukan kegiatan memproduksi dan mengekspor mebelair, maka terjadinya persaingan diantara sesama perusahaan sejenis tidak dapat dihindari. Salah satu cara untuk mengatasi persaingan ini adalah dengan mengukur secara lebih akurat perhitungan harga pokok produk sekaligus mempelajari kemungkinan dapat dilaksanakannya peningkatan effisiensi. Juga tak kalah pentingnya adalah dengan diperolehnya gambaran harga pokok produk yang relatif mendekati kenyataan, maka dapat diambil kebijakan tentang konsentrasi produk-produk ada yang dapat dikembangkan secara ekonomis dan produk-produk mana yang harus dihentikan bilamana perlu. PT PPA sampai saat ini masih dalam tahap learning process yang notabene terlalu lama, akibatnya PT PPA sampai saat ini belum berhasil menjadi profit centre dalam jajaran Dwima Group. Bantuan telah banyak diberikan baik dalam bentuk peralatan maupun dari modal kerja tetapi PT PPA belum berhasil mencapai performance yang diharapkan. Salah satu upaya yang disarankan dilakukan adalah dengan mengkonsolidasikan diri dengan melakukan perbaikan perhitungan harga pokok produksi, dengan ini diharapkan para manajer PT PPA dapat lebih teliti lagi menghitung dan merencanakan biaya-biaya. Penentuan harga jual dan pengendalian biaya-biaya terutama biaya produksi dapat diharapkan lebih baik dilakukan. pokok permasalahan yang dihadapi sekarang adalah bagaimana menghitung harga pokok produksi dengan menggunakan sistem ABC dan biaya-biaya produksi yang bagaimanakah untuk dapat mendukung sistem ABC ini. Tujuan Studi ini adalah untuk membentuk suatu struktur biaya-biaya produksi yang terjadi dalam membuat suatu produk dan menghitung harga pokok produksi dengan sistem ABC dengan objek produk-produk pada bulan Maret sampai Juni 1993. Selanjutnya adalah langkah-langkah implementasinya serta konsekuensi atau kondisi yang diperlukan. Metodologi Penelitian yang dipakai adalah metode studi kasus. Sumber data diperoleh dari data primer dan sekunder perusahaan, yaitu hasil wawancara dengan staff ahli perusahaan dan pengumpulan data yang dilakukan selama 2 bulan penuh (Juli sampai Agustus). Batasan dalam studi ini antara lain tidak mengamati produk secara parsial antara dua sistem (Sistem ABC dan Sistem Standar PT PPA), produk yang dijadikan subyek tidak semua hanya sebanyak 38 produk. Hal ini dikarenakan terbatasnya waktu, biaya dan data yang diperlukan. Hasil perhitungan dengan sistem Standar PT PPA yang berdasarkan kubikasi kayu dibanding dengan sistem ABC memperlihatkan terjadi distorsi. Distorsi yang besar terjadi pada sebagian produk yang diproduksi dan dijual dengan jumlah sedikit. Hal ini disebabkan dasar perhitungan sistem Standar yang terlalu besar sehingga biaya overhead terlalu kecil dibebankan. Kubikasi sebagai dasar perhitungan (45 m3) kurang tepat karena, untuk membuat kubikasi tersebut menjadi suatu produk perlu aktivitas dan aktivitas ini memerlukan biaya ada banyak aktivitas dalam proses pembuatan mebel yang perlu dipisahkan dan kemudian aktivitas ini dengan dasar cost driver masing-masing dapat ditugaskan kepada masing-masing produk. Perhitungan sistem ABC ini lebih mencerminkan kondisi dan situasi yang ada sehingga lebih akurat. Konsekwensi dari diberlakukannya sistem ABC pada perusahaan adalah perlu dilakukannya pembenahan dalam record-record proses produksi yaitu pencatatan jam mesin (per mesin), jam kerja langsung maupun tidak langsung , jam lembur. Sampai saat ini pencatatan tersebut belum disadari sebagai sesuatu yang penting dan dianggap sebagai beban kerja, pencatatan ini sebelumnya telah dilakukan, tetapi pelaksanaanya tersendat-sendat. Konsekwensi lain adalah diperlukan suatu hardware computer yang mampu dan cepat, untuk mencatat dan menyajikan informasi-informasi ini. Manajemen harus siap melakukan perhitungan yang sama sekali lain dengan sistem lama yang mempunyai kelebihan yaitu sederhana. Sistem akuntansi yang ada harus memungkinkan untuk menghubungkan pengeluaran dengan aktivitasnya dengan kata lain perekaman data-data harus lebih akurat dan didukung oleh suatu sistem rekayasa program yang lebih baik. Suatu simulasi dapat dilakukan untuk menentukan berapa jumlah minimal order yang harus dipenuhi dan dengan kombinasi produk tertentu yang tidak terlalu banyak macam jenis produknya, kombinasi ini tentunya dapat dirubah sesuai dengan kebutuhan dengan ekuivalensi satu produk dengan produk lainnya. Kombinasi ini disesuaikan dengan proyeksi penjualan bagian marketing yang sesuai dengan permintaan pasar. Sistem ABC menuntut integrasi yang kompak antar bagian. Integrasi ini mengacu pada pihak marketing yang dalam hal ini menjadi ujung tombak perusahaan. Pihak marketing tentu saja harus mengetahui kapasitas produksi dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk suatu order.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: 78TRI p
Uncontrolled Keywords: Manajemen keuangan, Ekspor, PT Panca Prasetya Agung (PT PPA), Sistem ABC.
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 06 Jan 2017 04:34
Last Modified: 02 Mar 2020 08:37
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2752

Actions (login required)

View Item View Item