Pengembangan pegawai melalui pendidikan dan pelatihan di pt np bekasi, jawa barat

Sarwono, Dody Arif (1994) Pengembangan pegawai melalui pendidikan dan pelatihan di pt np bekasi, jawa barat. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R03-01-Sarwono-Cover.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
R03-02-Sarwono-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
R03-03-Sarwono-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (995kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R03-04-Sarwono-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (21MB)

Abstract

produktivitas sumberdaya manusia di perusahaan pada dasarnya dipengaruhi antara lain oleh jumlah dan kualitas karyawannya. Jumlah karyawan perusahaan ditentukan oleh besarnya skala usaha perusahaan tersebut. Sedangkan kualitas karyawan perusahaan ditentukan oleh kemampuan dan keterampilan yang bersangkutan dalam melaksanakan pekerjaan yang diberikan kepadanya. Salah satu upaya pengembangan karyawan perusahaan tersebut adalah dengan cara melaksanakan program pendidikan dan pelatihan secara terencana dengan baik dan dan berkelanjutan. Tujuan penulisan geladikarya ini adalah untuk : 1) Mengkaji manajemen perusahaan ditinjau dari aspek Sumberdaya Manusia (SDM), khususnya pengembangan pegawai melalui pendidikan dan pelatihan, 2) Penyusunan kebutuhan pendidikan dan pelatihan bagi karyawan, baik yang bersifat "on-the job training" maupun "off-the job training" atau yang dilaksanakan di luar perusahaan, 3) Penyusunan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program pendidikan dan pelatihan bagi perusahaan untuk jangka waktu tertentu sebagai suatu alternatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka dan wawancara. Adapun metode pengolahan data ini meliputi : pengelompokkan data, sortasi dan tabulasi data. Selanjutnya dilakukan analisis data yang dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif (deskriptif) untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dirumuskan, serta menganalisis alternatif-alternatif pemecahan masalah. Selain itu, memberikan rekomendasi suatu pemecahan masalah. Dari hasil observasi dan wawancara terdapat beberapa ha1 yang mendukung pelaksanaan program pengembangan pegawai melalui pendidikan dan pelatihan di PT XIP Bekasi, antara lain : 1) Telah adanya kebijakan umum tentang pengiriman karyawan untuk mengikuti kursus-kursus maupun latihan, 2) Perusahaan telah mempunyai program pengembangan pegawai secara reguler dalam bentuk : on-the iob traininq, menyikuti kursus-kursus, penataran, konvensi nasional, kunjunqan widyawisata lokal dan luar neyeri, pendidikan dan latihan di luar neyeri, serta transfer penqetahuan dan keterampilan dari teknisi supplier mesin-mesin produksi . Permasalahan pokok yang dihadapi oleh perusahaan adalah : 1) Uraian jabatan baqi masing-masing pejabat perusahaan khususnya supervisor sampai denqan non-jabatan belum tersusun secara rinci dan tertulis, 2) Standar (patokan) kinerja baqi karyawan secara tertulis dan terinci belum ada, 3) Analisis kebutuhan pelatihan bagi karyawan (staf dan non staf) belum dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku, 4 ) Program pengembangan sumberdaya manusia melalui pendidikan dan pelatihan belum seimbang dengan beban pekerjaanljabatan yang diembannya. Hal ini termasuk didalamnya perencanaan program pendidikan dan pelatihan jangka pendek dan jangka panjang. 5) Perencanaan tenaga kerja untuk mendukung seluruh kegiatan perusahaan belum disusun secara tertulis. Keseluruhan kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi perkembangan perusahaan yang makin pesat di masa depan. Alternatif pilihan pemecahan masalah dari permasalahan yang ada adalah : 1) penyusunan uraian pekerjaanljabatan, untuk sebagian tingkat supervisor sampai dengan non-jabatan, 2) menyusun standar (patokan) kinerja karyawan, 3) menyusun analisis kebutuhan pendidikan dan pelatihan, 4) menyusun program pengembangan karyawan melalui pendidikan dan pelatihan khususnya untuk pejabat setingkat Manajer dan Direktur secara teratur. Dari keadaan sumberdaya manusia pada PT XIP Bekasi, dapat disimpulkan : 1) perusahaan telah didukung oleh tenaga muda yang potensial serta mempunyai dedikasi dan loyalitas tinggi terhadap perusahaan, 2) tenaga kerja yang berpendidikan rendah relatif banyak (69,2 %), sedangkan lainnya sarjana (1,48 %), Diploma III (0,52 % ) , dan SLTA (28,8 % ) , 3) pendidikan dan pelatihan bagi karyawan belum terprogram dengan baik dan berkelanjutan, serta kebutuhan diklat tersebut belum sepenuhnya didasarkan pada analisis kebutuhan latihan, 4) tenaga teknis lapangan masih mempunyai kinerja relatif rendah dibandingkan dengan standar kinerja perusahaan, serta 5 ) berdasarkan sasaran perusahaan yang berorientasi pada tingkat keuntungan yang tinggi serta efisiensi produksi, pada dasarnya belum dimengerti dan dipahami oleh karyawan berpendidikan rendah tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan masih rendahnya tingkat rendemen pensil slats yang dihasilkan saat ini (± 30 % ) . Sedangkan saran-saran adalah : perlu disusun rencana program pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan, pedoman pelaksanaan Diklat, serta dibangunnya sarana Diklat. Dampak dari diimplementasikan alternatif tersebut adalah dibutuhkan dana relatif besar, tenaga pelatih dan sarana. Penelitian lebih lanjut yang dapat dilakukan di bidang Sumberdaya Manusia (SDM) adalah : 1) Pengembangan karier bagi karyawan, 2) Pelaksanaan Analisis Jabatan untuk pengembangan perusahaan, 3) Penyusunan struktur penggajian, 4) Penerapan Total Ouality Culture (Budaya Mutu Terpadu) pada PT XIP Bekasi.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: 93SAR p
Uncontrolled Keywords: sumberdaya manusia, SDM.
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 17 Jan 2017 08:36
Last Modified: 02 Mar 2020 08:51
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2762

Actions (login required)

View Item View Item