Analisa strategi pemasaran bahan kimia (chemikal) untuk meningkatkan penjualan pada pt magna sardo

Harris, Abdul (1994) Analisa strategi pemasaran bahan kimia (chemikal) untuk meningkatkan penjualan pada pt magna sardo. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R03-01-Harris-Cover.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
R03-03-Harris-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
R03-02-Harris-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
R03-04-Harris-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (19MB)

Abstract

Menghadapi situasi persaingan industri minyak goreng yang semakin ketat, PT NAA melakukan integrasi kegiatan yang dimulai dari kegiatan memproduksi, mengemas produk hingga mendistribusikan minyak goreng dan melakukan strategi diferensiasi produk dengan merencanakan pemasaran produk minyak goreng sawit yang bermerk. Permasalahan yang dihadapi perusahaan guna mengantisipasi peluncuran minyak goreng sawit bermerk ini ke pasar dalam jangka pendek adalah susahnya upaya menerobos pasar minyak goreng Indonesia dengan merk baru; merubah pangsa pasar minyak goreng non merk dari 66,3 % menjadi kurang dari 66.3 %; kurangnya informasi pasar karena selama ini distribusi minyak goreng dilakukan oleh pihak lain; jangka panjang adalah adanya loyalitas konsumen yang kuat terhadap merk milik kompetitor yang masuk duluan; kompetitor umumnya memiliki kapasitas terpasang pabrik minyak goreng sawit yang lebih besar dan jaringan distribusi yang luas; pembebasan bea masuk minyak goreng yang menyebabkan semakin banyaknya merk minyak goreng impor yang akan masuk ke pasar Indonesia. Tujuan geladikarya adalah untuk mengevaluasi lingkungan strategis yang dihadapi PT NAA dalam kaitannya dengan rencana pemasaran minyak goreng merk A di dalam negeri dan menyusun alternatif rencana pemasaran untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. Metode geladikarya menggunakan pendekatan studi kasus dan memakai alat analisis pengumpulan data yaitu Analisis Strategi Kompetitif Generik untuk menganalisis rencana pemasaran PT NAA, Analisis Industriuntuk menganalisis kondisi eksternal perusahaan, Analisis Rantai Nilai untuk menganalisis kondisi internal perusahaan. Pengolahan data mempergunakan analisis SWOT; formulasi sasaran dan strategi pemasaran menggunakan Analisis Strategi Kompetitif Generik dan Bauran Pemasaran; serta implementasi strategi pemasaran menggunakan Bauran Pemasaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa PT NAA menggunakan strategi pernusatan diferensiasi yaitu strategi denganmemusatkan perhatian pada kelompok pembeli tertentu (konsumen berpenghasilan menengah ke bawah) atau geografis tertentu (propinsi N) dengan melaksanakan diferensiasi produk (produk berkualitas baik dan jelek) . PT NAA memiliki keunggulan internal, terutama dari aspek infrastuktur perusahaan; aspek mana j emen sumber daya manusia; aspek pengembangan teknologi; aspek pengadaan dan aspek pemasaran/penjualan. Dari segi eksternal perusahaan, PT NAA didukung oleh adanya hambatan masuk yang tinggi, kekuatan tawar-menawar pemasok yang lemah, ancaman dari produk pengganti yang lemah, kekuatan tawar-menawar pembeli yang kuat dan kebijaksanaan pemerintah di bidang investasi dan perdagangan (tidak termasuk Paket Mei 1994 tentang pembebasan bea masuk barang impor termasuk minyak goreng) . Dari daur hidup produk maka minyak goreng sawit memasuki masa kedewasaan. Dari hasil analisis maka sasaran pemasaran yang dipilih adalah pengembangan produk dan diversifikasi yaitu produk yang dipasarkan adalah produk baru (merk A) pada pasar yang ada dan pasar baru dengan segmen pasarnya konsumen golongan menengah ke bawah, pelanggan ukuran sedang dan wilayah geografi tertentu yang dipilih secara selektif. Rekomendasi strategi pemasaran adalah pernusatan biaya yaitu strategi dengan target pasar yang sempit dan biaya yang rendah dengan bauran pemasarannya yaitu strategi produk jangka pendek : memproduksi minyak goreng sawit kualitas sedang dengan modifikasi produk sesuai rencana dan nama merk yang singkat,unik, mudah dibaca dan gampang diingat; mencantumkan label yang memberikan informasi yang dibutuhkan konsumen; membuat bentuk kemasan yang berbeda menurut jenis pembelian; jangka panjang : melakukan strategi diferensiasi produk, mengembangkan market intelijen pasar terhadap produk pesaing, menambah lini produk untuk sabun dan mentega. Strategi harga jangka pendek adalah mempertahankan tingkat harga yang rendah, memberikan insentif kepada pelanggan ; jangka panjang : mengembangkan market intelijen pasar terhadap harga pesaing, menetapkan harga berdasarkan kualitas produk atau diferensiasi produk. Strategi distribusi jangka pendek : mempertahankan saluran distribusi pendek, menjaga ketepatan pengiriman baik jumlah, ukuran, mutu dan waktu; jangka panjang : membangun jaringan distribusi yang kuat pada pasar yang dimasuki; memperluas dan mengembangkan jaringan distribusi pada daerah ban. Strategi promosi jangka pendek : menjaga dan mempublikasikan positioning produk; membangun kesadaran merk dengan promosi intensif ; jangka panjang : meningkatkan peran pelanggan menjadi sarana promosi yang potensial, mempublikasikan peningkatan positioning produk dengan intensif. Saran-saran bagi pelaksanaan implementasi sasaran pemasaran pemasaran, sasaran pemasaran dan strategi yang direkomendasikan adalah mengingat perusahaan masih baru dalam menangani pemasaran seyogyanya pada struktur organisasi dibuat divisi pemasaran yang didukung oleh staff yang sesuai dengan kualifikasi tinggi; untuk dapat meningkatkan effisiensi dan memperkecil biaya overhead diupayakan segera membangun pabrik minyak goreng lainnya yang lokasinya berdasarkan pertimbangan dekat dari sumber bahan baku, belum ada pabrik sejenis berkapasitas besar dan menggunakan teknologi proses yang tinggi dan terintegrasi dengan proses pengepakannya; serta perlu dilakukan re-engineering (perbaikan secara radikal) pada standar dan prosedur proses operasi serta keahlian karyawan di unit-unit produksi (perkebunan kelapa sawit, pabrik minyak sawit dan pabrik minyak goreng) .

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: 108 HAR e
Uncontrolled Keywords: Manajemen pemasaran, Analisis Rantai Nilai, analisis SWOT.
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 20 Jan 2017 02:38
Last Modified: 02 Mar 2020 11:12
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2776

Actions (login required)

View Item View Item