Analisis persepsi dan sikap petani dalam penerapan usahatani organik di jakarta timur

Aeni, Muanis Nur (2006) Analisis persepsi dan sikap petani dalam penerapan usahatani organik di jakarta timur. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
5EK-01-Muanis-Cover.pdf - Published Version

Download (328kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5EK-02-Muanis-Abstract.pdf - Published Version

Download (316kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5EK-03-Muanis-Ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (318kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5EK-04-Muanis-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (318kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5EK-05-Muanis-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (326kB) | Preview

Abstract

Pencapaian swasembada pangan pada tahun 1984 diperoleh dengan menggunakan pendekatan teknologi kimia diantaranya penggunaan pupuk dan pestisida kimia. Keberhasilan peningkatan produksi pertanian dengan pendekatan teknologi kimia tidak dapat berlangsung lama. Hal ini karena pendekatan teknologi tidak diimbangi dengan pendekatan faktor kelestarian sumberdaya dan lingkungan. Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus dengan dosis yang tidak berimbang menyebabkan kerusakan fisik tanah dan lingkungan di dalam tanah. Penggunaan pestisida kimia yang kurang bijaksana menimbulkan berbagai dampak negatif diantaranya masalah residu pestisida dan pencemaran lingkungan, terjadinya resistensi dan resurjensi OPT, keracunan pada manusia dan hewan piaraan. Beberapa tahun terakhir ini, di seluruh dunia mulai tampak fenomena baru di mana permintaan akan produk-produk pertanian organik meningkat luar biasa. Pada masa mendatang pertumbuhan permintaan produk-produk organik tersebut diperkirakan mencapai rata-rata 20 persen per tahun. Penerapan usahatani organik di Jakarta Timur masih belum optimal karena masih sedikitnya kelompok tani di Jakarta Timur yang menerapkan usahatani organik yaitu 16 persen dari seluruh kelompok tani yang terdapat di Jakarta Timur. Permasalahan bahwa tidak semua kelompok tani bersedia menerapkan usahatani organik maka perlu diketahui faktor-faktor yang mempengaruhinya terutama pada tingkat petani, sehingga menimbulkan pertanyaan penelitian sejauh mana pengelolaan kegiatan-kegiatan usahatani organik di DKI Jakarta, persepsi petani terhadap penerapan usahatani organik, tingkat motivasi petani dan faktor-faktor yang berpengaruh dalam penerapan usahatani organik, strategi dan metode pendekatan apa yang efektif yang dapat dirumuskan dalam upaya meningkatkan penerapan usahatani organik. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi dan menginventarisasi kegiatan pengelolaan usahatani organik di DKI Jakarta, 2) menganalisis persepsi petani terhadap penerapan usahatani organik, 3) mengetahui tingkat motivasi petani dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penerapan usahatani organik, 4) menyusun rekomendasi strategi dalam meningkatkan penerapan usahatani organik. Pendekatan penelitian ini adalah metode survei dengan sumber data primer dan sekunder yang bersifat kuantitatif dan kualitatif. Data primer diperoleh dari responden dengan pengamatan lapangan dan wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh melalui telaah berbagai kepustakaan, laporan dan dokumen-dokumen yang relevan dari instansi terkait. Pengolahan data kualitatif dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif dan data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan analisis non parametrik (Uji Mann Whitney dan Chi-Kuadrat) dan analisis faktor. Dari hasil analisis penelitian ini diketahui bahwa secara garis besar kegiatan pengelolaan usahatani organik di DKI Jakarta dilakukan antara lain 1) Kegiatan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT), 2) Demplot dan pengujian sarana produksi usahatani organik, dan 3) Pembentukan dan pembinaan kelompok pengembang pertanian organik. Persepsi petani terhadap penerapan usahatani organik secara keseluruhan menunjukkan beda nyata antara petani organik dan non organik. Petani organik memiliki persepsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan petani non organik. Hasil analisis faktor terhadap pernyataan persepsi petani dikelompokkan menjadi tiga faktor yaitu 1) pengetahuan dan ketersediaan sarana produksi organik, 2) keunggulan Pertanian Organik, dan 3) manfaat ekonomis. Sikap petani terhadap usahatani organik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara petani organik dan non organik. Petani organik memiliki tingkat motivasi yang lebih tinggi daripada petani non organik. Hasil analisis faktor dari pernyataan yang menggambarkan motivasi petani terhadap penerapan usahatani organik memperoleh empat kelompok faktor kunci yaitu 1) Inovasi dan ketersediaan sarana pendukung, 2) kemampuan petani, 3) sifat inovasi, dan 4) kualitas penyuluhan. Dari hasil penelitian ini diperoleh upaya atau strategi yang perlu dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan Provinsi DKI Jakarta beserta lingkup instansi terkait yaitu dengan meningkatkan frekuensi pertemuan petugas pertanian/penyuluh pertanian dengan penyuluh pertanian, meningkatkan pengetahuan dan wawasan petani dengan kegiatan pelatihan yang lebih intensif tentang pertanian organik, meningkatkan intensitas pembinaan dan memperkuat kelembagaan kelompok pengembang pertanian organik yang telah dibentuk, memberikan kemudahan dalam penyediaan sarana produksi pertanian organik di tingkat petani, memberikan fasilitas kerjasama terpadu antara petani, masyarakat agribisnis dan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang pertanian organik. Dalam rangka meningkatkan penerapan usahatani organik maka perlu didukung oleh beberapa faktor diantaranya dengan meningkatkan kualitas komponen karakteristik responden, persepsi dan sikap petani. Berdasarkan hasil penelitian telah dilakukan, saran yang perlu ditindaklanjuti untuk penelitian yang akan datang adalah 1) diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor eksternal petani yang mempengaruhi motivasi petani dalam penerapan usahatani organik, 2) diperlukan penelitian untuk mengetahui informasi persepsi konsumen terhadap produk pertanian organik.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Usahatani Organik, Jakarta Timur, Sikap, Persepsi, Uji Mann Whitney, Chi-Kuadrat, Analisis Faktor, Metode Survei.
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: Library
Date Deposited: 14 Sep 2011 01:02
Last Modified: 05 Aug 2016 04:01
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/283

Actions (login required)

View Item View Item