Kajian tingkat keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif produk hasil olahan kelapa sawit dan implementasinya pada strategi pemasaran pt perkebunan vii (persero)

Pulungan, Baginda Maksum Azis (1994) Kajian tingkat keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif produk hasil olahan kelapa sawit dan implementasinya pada strategi pemasaran pt perkebunan vii (persero). Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img] Text
R04-01-Pulungan-Cover.pdf - Published Version

Download (717kB)
[img] Text
R04-02-Pulungan-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (494kB)
[img] Text
R04-03-Pulungan-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (541kB)
[img] Text
R04-04-Pulungan-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (749kB)

Abstract

Geladikarya ini bertujuan untuk menganalisa keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif produk-produk hasil olahan kelapa sawit dalam kaitannya dengan perumusan strategi pemasaran pada PT. Perkebunan VII. Tujuan diatas dapat dicapai dengan dilakukan pembahasan dengan menggunakan alat analisis berupa Domestic Resources cost untuk mengetahui tingkat keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif pengusahaan produk-produk hasil olahan kelapa sawit. Untuk memanfaatkan hasil analisis keunggulan komparatif dan keunggulan kometitif, maka perlu ditetapkan strategi dan implementasinya bagi perusahaan. Untuk dapat dilakukan penetapan tersebut maka sebelumnya harus dilakukan analisis situasi dengan menggunakan analisis SWOT, yaitu menilai kekuatan dan kelemahan dari segi internal perusahaan digabungkan dengan peluang dan hambatan dari segi eksternal perusahaan. Metode yang digunakan adalah studi kasus di PT. Perkebunan VII. Data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan pimpinan dan staf PT. Perkebunan VII, sedangkan data sekunder diperoleh dari Laporan Manajemen, Laporan Tahunan, data produksi PT.Perkebunan VII serta berbagai sumber lain, antara lain Kantor Pemasaran Perkebunan, BPS dan Departemen Pertanian. Hasil analisis keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif pengusahaan produk-produk hasil olahan kelapa sawit PT. Perkebunan VII, ternyata memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif dalam batas menghasilkan CPO dan PK. Keunggulan komparatif dapat digunakan sebagai indikator tingkat efisiensi ekonomik dalam pemanfaatan sumberdaya domestik. Keunggulan kompetiitif sebagai indikator daya saing suatu produk di pasar. Untuk pengusahaan produk hilir industri kelapa sawit ternyata tidak memiliki keunggulan komparatif, tetapi memiliki keunggulan kompetitif. Hal ini berarti bahwa pengusahaan produk hilir industri kelapa sawit masih cukup besar memperoleh proteksi, baik secara langsung ataupun tidak langsung dari pemerintah. Pada sisi lain apabila hanya mengandalkan pada produk primer untuk jangka panjang akan merugikan bagi perusahaan, disebabkan tidak turut menikmati nilai tambah dari produk, disamping akan menghadapi fluktuasi harga produk primer termasuk CPO dan PK. Analisis kepekaan terhadap keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif menelaah besarnya perubahan DRC dan DRC* yang akan terjadi apabila harga parameter input- output mengalami perubahan dengan persentase tertentu. Dari hasil analisis kepekaan yang dilakukan ternyata pengusahaan CPO dan PK masih memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif meskipun terjadi penurunan harga jual CPO dan PK sampai dengan 25 %. Pengusahaan produk hilir industri kelapa sawit semula tidak memiliki keunggulan komparatif, menjadi memiliki keunggulan komparatif apabila terjadi penurunan biaya produksi cukup 5 % atau apabila terjadi peningkatan harga jual produk 1 tersebut sebesar 10 %. Berdasarkan hasil analisis situasi, kekuatan terpenting yang dimiliki oleh minyak sawit adalah kegunaanya yang sangat luas , keunggulan ekonomis yang dimilikinya dan kemampuan untuk menggantikan minyak nabati, sedangkan PT.Perkebunan VII memiliki keunggulan, antara lain lahan yang dimiliki sesuai secara baku teknis, tanaman yang ada sebagian besar telah menggunakan klon hibrida dan kondisi keuangan perusahaan yang baik. Kelemahan yang dimiliki antara lain adalah selama ini perusahaan masih belum mampu menjangkau sepenuhnya kegiatan pemasaran. Peluang yang dimiliki adalah semakin besar pangsa pasar minyak sawit terhadap minyak nabati dunia, disamping konsumsi minyak nabati dunia pada negara- negara sedang berkembang masih rendah dibandingkan batas minimum yang disyaratkan FAO. Peluang lainnya adalah telah disepakati Putaran Uruguay karena posisi Indonesia selama ini sebagai net exporter. Ancaman atau hambatan yang dihadapi adalah berupa persaingan tidak sehat yang dilancarkan oleh asosiasi petani kedele di Amerika Serikat, disamping adanya penetapan kebijaksanaan oleh pemerintah Indonesia untuk membatasi ekspor produk olahan kelapa sawit dengan cara penetapan Pajak Ekspor. Alternatif pemecahan masalah yang dipilih adalah antara tetap mempertahankan kondisi seperti sekarang dengan pilihan untuk menghasilkan seluruh produk dalam bentuk produk hilir. Untuk kondisi saat ini disarankan untuk memilih alternatif yaitu mempertahankan kondisi yang ada. Alternatif dapat dilaksanakan jika pemasaran tidak menjadi kendala, disamping itu perusahaan haerus melakukan upaya pengurangan biaya produksi, peningkatan produktivitas dan efisiensi atau meminta proteksi kepada pemerintah Republik Indonesia. Pemilihan alternatif tersebut menyebabkan perusahaan harus mampu menetapkan strategi dan program implementasi yang sesuai dengan kondisi perusahaan melalui bauran pemasaran (marketing mix), mencakup strategi produk, strategi harga, strategi distribusi dan strategi promosi. Strategi produk yang dilaksanakan adalah penetrasi pasar, disamping untuk jangka panjang melakukan pengembangan pada pasar potensial. Strategi harga yang ditempuh adalah penetapan harga ditentukan maksimum sama dengan harga pesaing. Strategi distribusi yang dilakukan melalui agenlditributor, untuk jangka panjang diupayakan penjualan langsung. Strategi promosi yang dilakukan adalah secara aktif memberikan informasi sesungguhnya tentang keunggulan dari komoditi kelapa sawit yaitu melalui iklan ataupun pemuatan artikel pada majalah ataupun surat kabar di luar negeri .

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: 331(4)PUL k
Uncontrolled Keywords: Manajemen pemasaran, Kelapa Sawit, Domestic Resources cost, analisis SWOT, produk hilir.
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 04 Mar 2017 07:37
Last Modified: 04 Mar 2017 07:37
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/2838

Actions (login required)

View Item View Item