Kajian strategi portfolio produk pt. perkebunan x/ xxxi (persero) bandar lampung

Arifin, Ahmad Nasulian (1995) Kajian strategi portfolio produk pt. perkebunan x/ xxxi (persero) bandar lampung. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
R05-01-Ahmad-Cover.pdf - Published Version

Download (475kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R05-02-Ahmad-Ringkasan.pdf - Published Version

Download (416kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R05-03-Ahmad-Daftarisi.pdf - Published Version

Download (721kB) | Preview
[img]
Preview
Text
R05-04-Ahmad-Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (489kB) | Preview
[img] Text
Tesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10MB)
Official URL: http://lib.sb.ipb.ac.id/

Abstract

Perubahan lingkungan yang sangat cepat, baik d itingkat Nasional maupun Internasional, tentu berpengaruh terhadap dunia pertanian termasuk Sektor Perkebunan, Globalisasi dan liberalisasi perdagangan adalah rnerupakan sebuah gelombang perubahan yang akan membentuk peta baru perdagangan dunia. Dinamika ini dapat dipandang sebagai tantangan dan juga sekaligus sebagai peluang. Dalam upaya meningkatkan peran BUMN Perkebunan sebagai pelaku ekonomi dalam Pembanguan Jangka Panjang (PJP) II serta dalam persiapan meenghadapi pasar global, maka tahun 1994 Ialu terjadi Restrukturisasi BUMN Perkebunan lingkup Pertanian, diman dua puluh enam PTP diciutkan menjadi sembilan PTP. Dan PT-Perkebunan X/XXXI (Persero) adalah salah satu BUMN Perkebunan yang rnengalami penggabungan tersebut. Yang kini menjadi pertanyaan adalah dapatkah langkah tersebut meningkatkan kinerja BUMN Pertanian dan apakah komposisi unit usaha sudah optimal setelah mengalami penggabungan saat ini Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka Geladikarya ini difokuskan untuk mengkaji strategi portfolio prodilk yang ada pada saat setelah penggabungan. Sehingga dengan hasil kajian ini perusahaan dapat mengetahui posisinya saat ini, ternasuk unit-unit usaha yang dikelolanya. Dalaln penelitian ini digunakan metoda studi kasus yang bertujuan untuk rnemperoleh gambaran yang Iuas dan lengkap rnengenai subyek yang diamati, serta dapat diketahui keadaan sebenarnya. Adapun data yang dikumpulkan terdiri dari data Primer dan data Sekunder. Alat analisis yang digunakan adalah analisa SWOT untuk tingkat perusahaan, serta ancangan BCG dan GE untuk unit usahanya. Hasil kajian yang diperoleh menunjukkan bahwa strategi umum perusahaan adalah Strategi pertumbuhan. Sementara unit usaha Kelapa Sawit, Teh, Gula dan Kakao berada pada posisi Tanda Tanya atau Quetion mark, yang mengindikasikan bahwa unit usaha tersebut membutuhkan banyak dana utuk peningkatan pangsa pasar atau penjualan, sedangkan perolehan dana rendah atau bahkan merugi. Unit usaha Karet berada pada posisi Sapi Perah atau Cash- Cow, yang menunjukkan unit usaha ini adalah sebagai penghasil dana. Dilihat dari kekuatan bisnis dan daya tarik industri, maka unit usaha Karet, Kelapa Sawit, Teh, dan Gula berada pada posisi Selektif, dengan kekuatan bisnis dan daya tarik industri berada pada tingkat sedang. posisi ini menggambarkan bahwa unit usaha tersebul sebaiknya menerapkan strategi bisnis investasi secara selektif, spesialisasi serta mengidentifikasi segmen pasar yang sedang tumbuh. Sementara unit usaha Kakao berada pada posisi Hapus dan panen, dengan kekuatan bisnis lemah dan daya tar k industri sedang, posisi ini sebaiknya melakukan strategi bisnis mencari ceruk pasar, spesialisasi serta mempertimbangan untuk keluar dari bisnis tersebut. Dari kondisi yang diuraikan terdahulu, dimana empat unit usaha rnernbutuhkan banyak dana yaitu kelapa sawit, kakao, teh serta gula, sementara hanya satu unit usaha yaitu karet sebagai penghasil dana, situasi ini akan menimbukan ketidak seimbangan terutama dari arus dana, dalam mendukung strategi perturnbuhan perusahaan. Masalah lain yang terjadi adalah organisasi yang ada masih menganut sistem sentralisasi, Sementara kondisi perusahaan, dimana tingkat pertumbuhan industri dan turbulen yang tinggi, menghendaki organisasi yang lebih fleksibel, guna mengimbangi perubahan yang cepat tersebut. Kesulitan mendapatkan modal untuk mengembangkan usaha serta terbatasnya pemberian otonomi kepada direksi dalam mengelola perusahaan adalah hambatan hambatan lain yang dihadapi perusahan, dalam memanfaatkan kesempatan yang ada. Untuk mengantisipasi situasi dan kondisi yang telah diuraikan diatas, maka diperlukan alternatif strategi, baik pada tingkat perusahaan maupun unit bisnisnya. Bagi perusahaan yaitu Strategi pertumbuhan internal melalui peningkatan pangsa pasar atau penjualan produk lama maupun produk pengolahan lebih lanjut dari produk yang sudah ada. Unit usaha karet diperlukan strategi bertahan dan melakukan investasi secara selektif di bidang budidaya dan pengolahan, untuk mempertahankan pangsa pasar yaog sudah dicapai. Unit usaha Kelapa Sawit dan Gula perlu menerapkan strategi peningkatan dan melakukan investasi secara selektif di bidang budidaya dan pengolahan serta peningkatan kapasitas dan pengolahan lebih lanjut, khususnya kelapa sawit, bila dana masih memungkinkan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan pangsa pasar atau penjualan. Sedangkan unit usaha Teh dan Kakao agar dipertimbangkan untuk keluar dari bisnis tersebut, karena unit usaha ini mengalami kerugian selama tiga tahun terakhir. Alternatif strategi di atas dapat saja berubah mengikuti perubahan lingkungan bisnis. oIeh karena itu diperlukan kajian strategi secara berkesinambungan dan terus menerus dalam upaya penyesuaian terhadap perkembangan lingkungan bisnis. Pertimbangan ke arah Go Public dan Joint Venture dengan pihak Swasta, guna memperoleh masukan dana untuk dapat mewujudkan strategi, bukanlah merupakan ha1 yang mustahil dimasa datang, melihat kondisi perusahaan yang sangat sehat selama empat tahun terakhir.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: strategi portfolio, Perkebunan, Karet, Kelapa Sawit, Teh, Gula, Analisis SWOT, analisis portofolio
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Depositing User: SB-IPB Library
Date Deposited: 26 Feb 2019 09:46
Last Modified: 26 Feb 2019 09:46
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/3299

Actions (login required)

View Item View Item