Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Animo Deposan di Bank X

Hanung Dwisilo , Priyatno (1999) Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Animo Deposan di Bank X. Masters thesis, IPB.

[img]
Preview
PDF
3-01-Hanung-cover.pdf

Download (928kB)
[img]
Preview
PDF
3-02-Hanung-RingkasanEksekutif.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
3-03-Hanung-daftarIsi.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
3-04-Hanung-pendahuluan.pdf

Download (2MB)

Abstract

Dalam perkembangan saat ini pemilik dana lebih senang menanamkan dananya ke deposito yang deposit rate nya paling tinggi. Sejak bulan Januari 1997 sid Januari 1998 tercatat bahwa dana masyarakat yang dihimpun dalam deposito berjangka di Bank Pemerintah (BUMN) mengalami peningkatan yang cukup menyolok. Pada bulan Janmui sid Juli 1997, dana yang terumpun untuk berjangka 1, 3, 6 maupun 12 bulan relatif stabil, namun dana yang terhimpun paling besar pada deposito berjangka 6 dan 12 bulan. Pada bulan Agustus 1997 s/d Januari 1998, dana yang terhimpun makin meningkat dibanding dengan bulan-bulan sebelumnya, namun yang terbesar pada deposito berjangka 1 dan 3 bulan. Peralihan penghimpunan dana masyarakat dari bulan Januari 1997 s/d Januari 1998 tersebut karena pada bulan tersebut terdapat perubahan tingkat suku bunga, yaitu untuk bulan Januari s/d Juli 1997 suku blmga rata-rata 16 %, dan pada bulan Agustus 1997 sid Januari 1998 meningkat menjadi rata-rata 26 % pada deposito berjangka 1 dan 3 bulan, sehingga terlihat bahwa perkembangan pengerahan dana masyarakat ke deposito berjangka sekilas peningkatannya dipengaruhi oleb tingkat suku bunga. Bank "X" merupakan unit Bank korporasi dimana tujuan utamanya adalah meningkatkan pelayanan nasabab baik nasabah dana maupun nasabah kreditur, sehingga dalam menghadapi persaingan ketat antar Bank pada saat kondisi krisis moneter saat ini, dan dilain pihak juga untuk menjaga likuiditas dananya, maka untuk menghimpun dana masyarakat ke dalam deposito berjangka mau tidak mau harus disesuaikan dengan perkembangan keinginan nasabah pemilik dana yang orientasinya kepada keuntungan dan keamanan. Sehubungan dengan permasalahan tersebut diatas, pertanyaan yang timbul adalah apakah animo deposan hanya dipengaruhi oleh tingkat suku bunga saja, atau dipengaruhi oleh faktor lainnya yaitu antara lain inflasi, kurs rupiah terhadap douar USA, kondisi ekonomi atau kondisi politik/Pemerintahan. Sehingga tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang sangat mempengaruhi animo deposan dalam menanamkan dananya pada deposito berjangka di Bank X. Dalam penelitian ini dibatasi khusus pada aspek yang menyangkut pengaruh perolehan dana dalam rangka penerbitan deposito berjangka dengan adanya kebijakan SBI (Sertipikat Bank Indonesia) dari Bank Indonesia sejak Januari s/d Juni 1998. Dimana pengaruhnya antara lain tingkat suku bunga, inflasi, kurs rupiah terhadap douar USA, sedang untuk kondisi ekonomi (pendapatan perkapita), dan kondisi politik/pemerintauan, tidak diikutsertakan karena datanya tidak dapat mewakili dalam penelitian. Dimana data-datanya diperoleh langsung dari Bank "X" meliputi data penerbitan deposito berjangka I, 3, 6 maupun 12 bulan yang diterbitkan setiap hari dari tanggal 1 Januari 1998 sid 30 Juni 1998, berikut data tingkat suku bunga, serta data kurs mpiah terhadap douar USA. Untuk data tingkat inflasi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta diperoleh dari Badan Pusat Statistik Indonesia yang berlokasi di Jakarta. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus Bank "X" di Jakarta. Pemilihan lokasi berdasarkan dengan ketersediaan data dan waktu serta pihak manajemen untuk dilakukan penelitian. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan Maret 1998 sampai dengan selesai dengan menggunakan metode analisis regresi dan koreLasi dimana mang lingkup pembahasannya adalah menganalisa aktivitas perolehan dana deposito dari masyarakat atau deposan pemilik dana serta mengevaluasi variabel-variabel dan faktor-faktor yang mempengaruhi perolehan dana deposito dan para deposan dengan menggunakan bentuk model yang disesuaikan dengan kondisi data-data yang diperoleh dengan tujuan memperoleh gambaran yang mendalam dan obyektif dan obyek yang diteliti. Dalam model analisis tersebut dibagi dalam tingkat 1) untuk total animo, 2) untuk animo < Rp. 50.000.000,- 3) untuk Rp. 50.000.000 animo < Rp. 100.000.000,- 4) untuk animo ~ Rp. 100.000.000,-. Dan analisis secara bersama-sama yang terdapat hubungan korelasi yang signifikan adalah faktor tingkat suku bunga deposito dan faktor inflasi saja, dan hanya pada deposito beIjangka I bulan dan keberadaan vanabel-vanabel bebas tersebut secara bersama-sama dapat menjelaskan adanya vanasi pada animo deposan dan mempunyai kontribusi dalam menentukan vanasi serta memprediksikan sebesar 14,621 % untuk total animo, 18, 735 % unhlk animo 1, 20,892 % untuk animo 2, 13,0 I0 % untuk animo 3, sisanya dijelaskan oleh variabel lain. Dengan demikian vanabel-variabel bebas tersebut secara bersama-sama cukup berarti dan perlu mendapat perhatian didalam upaya meningkatkan animo deposan di Bank X. Namun secara parsial atau secara langsung hubungan korelasi yang signifikan mempengaruhi animo deposan adalah hanya factor tingkat suku bunga saja, dan untuk faktor inflasi dan kurs rupiah terhadap douar USA secara langsung tidak signifikan mempengaruhi tinggi rendalmya animo deposan di Bank X. Da1am hal ini tingkat suku bunga merupakan sarana yang penting dalam meningkatkan perolehan dana dan telah dianggap sebagai bentuk yang effektif dalam menarik masyarakat untuk menanamkan dananya ke dalam deposito. Dalam ana1isis koefisien garis regresi yang signifikan hanya untuk variabel tingkat suku bunga pada deposito jangka waktu 1 bulan saja. Hasil penelitian ini sejalan dengan pendapat BI (1994) yang menggambarkan bahwa animo deposan meningkat di seluruh Bank yang diakibatkan dengan meningkatnya tingkat suku bunga deposito. Ada beberapa faktor lainnya dalarn perolehan dana dari masyarakat yang memungkinkan untuk meningkatkan animo deposan di bank X yang tidak dapat diabaikan yaitu : Reputasi bisnis Bank yang bersangkutan apakah baik dan sehat, keberadaan/lokasi Bank apakah letaknya strategis dan keadaanya rapi serta menyenangkan, kelengkapan jasa yang ditawarkan serta keberhasilan dalam program propaganda atau iklan mengenai jasa-jasa yang ditawarkan, segi keuntungan dan keamanannya. Namun jika semua faktor tersebut bisa diatasi maka akan mendorong peningkatan perolehan dana deposito atau animo deposan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Animo Deposan di Bank X
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: Staff-4 Perpustakaan
Date Deposited: 28 Dec 2011 06:17
Last Modified: 28 Dec 2011 06:17
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/393

Actions (login required)

View Item View Item