Hariyanti, Kajian Pembinaan Transmigrasi Pola Perusahaan Inti Rakyat, Studi Kasus Perbandingan PIR Ophir Pasaman, Sumatera Barat dengan PIR Trans UPT Merlung, Jambi

., Hariyanti (1999) Hariyanti, Kajian Pembinaan Transmigrasi Pola Perusahaan Inti Rakyat, Studi Kasus Perbandingan PIR Ophir Pasaman, Sumatera Barat dengan PIR Trans UPT Merlung, Jambi. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
12(E4)-01-Hariyanti-cover.pdf

Download (808kB)
[img]
Preview
PDF
12(E4)-02-Hariyanti-ringkasan_eksekutif.pdf

Download (855kB)
[img]
Preview
PDF
12(E4)-03-Hariyanti-daftar_isi.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
12(E4)-04-Hariyanti-pendahuluan.pdf

Download (1MB)
[img] PDF
12(E4)-05-Hariyanti.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (35MB)

Abstract

Hariyanti, Kajian Pembinaan Transmigrasi Pola Perusahaan Inti Rakyat, Studi Kasus Perbandingan PIR Ophir Pasaman, Sumatera Barat dengan PIR Trans UPT Merlung, Jambi, (Dibawah bimbiigan Setiadi Djohar dan E. Gumbira sa'id). Program Transmigrasi Pola Perusahaan Inti Rakyat (PIR Trans) merupakan program yang paling banyak peminatnya. Pola PIR Trans memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan dengan program transmigrasi pola lainnya. Beberapa kelebihan pola PIR Trans adalah (a) lokasi PIR Trans rata-rata lebih baik dibandingkan dengan lokasi transmigrasi pola lainnya. (b) aksesibilitas lokasi PIR lebih baik O Gambaran masa depan peserta program PIR Trans lebii baik dengan adanya upah harian yang diperoleh dari perusahaan inti selain bantuan jaminan hidup, saprodi (sarana produksi padi) dan uang yang diperoleh dari Departemen Transmigrasi dan PPH selama satu tahun pada awal penempatan. Dengan kelebihan-kelebihan yang diiliki oleh program transmigrasi Pola PIR Trans diharapkan lokasi PIR Trans dapat tumbuh dan berkembang menjadi pusatpusat pertumbuhan baru serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani pesertanya. Dalam kenyataannya banyak lokasi PIR Trans yang tidak berkembang sesuai dengan harapan. PIR Ophir mempakan lokasi perkebunan Kelapa Sawit dengan pola yang hampir sama dengan PIR Trans, bedanya pesertanya adalah masyarakat mum petanibukan transmigran. Selain itu PIR Ophir tumbuh dan berkembang dengan baik danmemberikan tingkat kesejahteraan bagi pesertanya. lokasi PIR Trans Merlung seperti lokasi PIR Ophir antara lain : 1. Pola Pembinaan yang dilakukan di lokasi-lokasi PIR Trans Merlung tidak sama dengan Pola Pembiiaan yang dilakukan oleh PIR Ophir. 2. Materi pelatihan yang diberikan kepada peserta PIR Trans tidak selengkap materi pelatihan yang diberikan pada peserta di PIR Ophir. 3. Di lokasi PIR Trans Merlung, petani peserta PIR Trans tidak diberikan pendampingan, sehingga pelatihan dan pembinaan yang diberikan tidak termonitor kemajuan dan keberhasilannya. Dengan memahami masalah yang ada pada lokasi PIR Trans Merlung, serta keterbatasan-keterbatasan yang ada dibandingkan dengan lokasi PIR Ophir sebagai lokasi PIR yang d i j a d i i patok duga, diharapkan hasil penelitian ini &pat dijadikan masukan untuk lebih memberdayakan kelompok tani PIR Trans Merlung. Hal ini dapat dilakukan melalui kegiatan .pelatihan, penyuluhan, pembinaan dan pendampingan. Adapun ruang lingkup penelitian dibatasi pada analisis operasional kelompok tani pada kedua lokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dan pengisian kuesioner. Data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan. Metode analisis yang digunakan adalah analisa perbandingan kinerja di dua lokasi PIR tersebut. Setelah menentukan tolok ukur operasional kinerja yang akan diperbandingkan, selanjutnya diadakan perbandingan kine rja pada kedua lokasi PIR. Selanjutnya setelah dietahui bahwa faktor kelembagaan kelompok tani menjadi salah satu faktor berbedanya kinerja antra kedua lokasi PIR, dilakukan yang dgunakan untuk menentukan prioritas digunakan andisa AHP (Analytical Hierarchy Process) dengan responden para pakar yang banyak berpengalaman dalam hal pembinaan transmigran. Dari hail penelitian diperoleh bahwa kelompok tani PIR Trans sudah berhasil dan mandiri melalui usaha-usaha pembinaan yang kontinu dengan materi yang sesuai disertai kegiatan pendampingan. Sementara ha1 tersebut tidak terdapat di Kelompok Tani PIR Trans Merlung. Dengan keadaan tersebut maka pemberdayaan kelompok tani PIR Trans Merlung menjadi prioritas untuk dilakukan. Faktor yang menjadi prioritas adalah kualitas Surnber Daya Manusia Faktor yang laimya adalah manajemen pengelolaan kebun, ketersediaan modal serta ketersediaan sarana dan prasarana produksi perkebunan. Aktor yang diharapkan banyak berperan dalam upaya pemberdayaan kelompok tani PIR Trans Merlung adalah Lembaga Swadaya Masyarakat atau instansi swasta yang bergerak dan memili keahlian dibidang pembinaan kelompok tani. Dari hasil penelitian maka prioritas pertama kegiatan di level strategi adalah peningkatan kalitas SDM melalui pelatihan, penyuluhan, pembinaan dan pendampingan. Sebagai solusi atau strategi dari hasil penelitian disarankan untuk mempertinggi fkekuensi dan intensitas penyuluhan, memperbaiki materi pelatihan serta mengadakan kegiatan pendampingan. Strategi lainnya adalah meningkatkan peran penyuluhan, pelatihan dan pembinaan. Diiringi dengan semakin baiknya koordiiasi dari seluruh instansi atau elemen yang terlibat dalam pembinaan trnasmigran di Merlung. perm peserta HK lrans perlu dltingkatkan melalui kegiatan pelatihan, pembinaan dan pendampingan. Kegiatan tersebut sebaiknya dilakukan bukan oleh Departemen Transmigrasi dan PPH tetapi oleh lembaga swadaya masyarakat atau instansi yang mempunyai spesialisasi pada kegiatan pelatihan dan pembiiaan SDM.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kajian Pembinaan Transmigrasi Pola Perusahaan Inti Rakyat, Studi Kasus Perbandingan PIR Ophir Pasaman, Sumatera Barat dengan PIR Trans UPT Merlung, Jambi
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-7 Perpustakaan
Date Deposited: 28 Dec 2011 06:11
Last Modified: 20 Feb 2012 07:43
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/422

Actions (login required)

View Item View Item