Analisis Kelayakan lnvestasi Penggantian Mesin Pengupas Log pada perusahaan kayu lapis PT. DRM Pontianak

., Darminah (2000) Analisis Kelayakan lnvestasi Penggantian Mesin Pengupas Log pada perusahaan kayu lapis PT. DRM Pontianak. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
20(E4)-01-Darminah-cover.pdf

Download (850kB)
[img]
Preview
PDF
20(E4)-02-Darminah-ringkasan_eksekutif.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
20(E4)-03-Darminah-daftar_isi.pdf

Download (900kB)
[img]
Preview
PDF
20(E4)-04-Darminah-pendahuluan.pdf

Download (2MB)
[img] PDF
20(E4)-05-Darminah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (19MB)

Abstract

Darminah (2000), Analisis Kelayakan lnvestasi Penggantian Mesin Pengupas Log pada perusahaan kayu lapis PT. DRM Pontianak dibawah bimbinaan Bapak Djoni Tanopruwito dan Bapak Abdul Basith. PT. DRM-Pontianak, adalah salah satu perusahaan industri kayu lapis dari beberapa anggota perusahaan Grup SLM. Perusahaan ini memiliki pabrik dengan 9 lini mesin dengan kapasitas produksi 18.000 m3 kayu lapis setiap bulan. Pabrik bekerja dengan kapasitas penuh selama 7 hari dalam seminggu dengan tenaga kerja sebanyak kurang lebih 4.500 orang. PT. DRM berada dibawah manajemen lndo Plywood selaku Holding Company. Core bisnis bidang industri kayu dilakukan secara terpadu mulai dari pengusahaan hutan (HPH), lndustri kayu lapis, block board, wood working, glue dan pabrik fumiture serta trading. Namun produk utama yang dihasilkan adalah kayu lapis sedangkan yang lainnya hanya merupakan produk sampingan saja. Kinerja aktivitas penjualan PT. DRM selama empat tahun terakhir ampai dengan tahun 1999 meningkat terus. Kenaikan rata-rata per tahun sebesar 23% dengan omzet penjualan periode terakhir tahun 1999 mencapai sebesar Rp. 287 milyar. Di lain pihak dari segi laba sejak tahun 1997 perusahaan mengalami kerugian terus menerus. Permasalahan ini dialami juga oleh banyak pengusaha industri kayu lapis di lndonesia yang diakibatkan oleh berbagai permasalahan, terutama adalah: 1). Kondisi bahan baku kayu log yang semakin langka. 2). ratio penggunaan bahan baku kayu log terhadap barang jadi kayu lapis terlalu tinggi. 3). Persaingan dengan pengusaha sejenis dari negara lain dipasaran luar negeri semakin ketat. Permasalahan industri kayu lapis di Indonesia pada umumnya dan PT. DRM pada khususnya seperti di atas, mendorong PT. DRM untuk memahami permasalahan yang ada kemudian menyusun strategi untuk meningkatkan efisiensi khususnya pemakaian bahan baku kayu log agar perusahaan mampu bertahan hidup. Studi ini bertujuan untuk a). menilai sebab-sebab perusahaan menderita kerugian. b) faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingginya biaya produksi (Harga Pokok Produksi) sehingga perusahaan selalu menderita kerugian. c) menentukan langkah strategi untuk mencapai efisiensi biaya produksi sehingga perusahaan memperoleh keuntungan. Berdasarkan perkembangan laporan rugi laba PT. DRM selama empat tahun terakhir diketahui bahwa perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp. 5.395 juta pada tahun 1997: Rp.2.076 juta pada tahun 1998 dan Rp 368 juta pada tahun 1999. Kerugian tersebut disebabkan tingginya harga pokok produksi terutama pemakaian bahan baku kayu log. Sebagaimana diketahui bahwa dalam sebuah pabrik plywood log merupakan unsur yang dominan yaitu mencapai antara 60% - 70% dari seluruh biaya produksi. Oleh karena itu peningkatan efisiensi dalam penggunaan bahan baku kayu log akan memberikan dampak yang besar terhadap perhitungan harga pokok. Proses pengupasan log menjadi lembaran veneer di PT. DRM hingga saat ini masih mempergunakan mesin pengupas lama ( rotary lathe biasa ). Kondisi mesin pengupas lama tersebut selama ini menjadi penghambat perusahaan dalam mencapai kualitas hasil produksi yang bagus untuk meningkatkan laba. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perusahaan akan mengganti mesin pengupas lama dengan menggunakan mesin pengupas baru merek Arist Lathe buatan Jepang. Mesin pengupas baru tersebut mampu mengupas log sampai sisa log (log core) diameter 6-8 cm, dibanding dengan menggunakan mesin pengupas lama yang saat ini hanya mampu mengupas log menjadi log core berdiameter 20-25 cm maka efisiensi penggunaan bahan baku kayu log dapat ditingkatkan cukup tinggi. Keunggulan lain dari mesin pengupas baru merek Arist Lathe adalah mampu mengupas log berdiameter kecil yaitu mulai dari diameter 25 cm yang pada akhir-akhir ini banyak ditawarkan di pasar. Log berdiameter kecil ini berasal dari areal hutan tebang habis untuk perkebunan dengan harga relatip lebih murah. Mesin pengupas baru merek Arist Lathe ini dapat mengkonsumsi 7.500 m3 log-log kecil atau lebih kurang 22% dari seluruh pemakaian log yang besamya sekitar 34.000 m3 per bulan. Disamping itu mesin pengupas log Arist Lathe dilengkapi dengan alat penunjang operasi seperti: Log Debarker, Centering Charger, Thickness Detector, dan lain-lain. Alat-alat tersebut sangat diperlukan agar secara keseluruhan terjadi suatu keseimbangan dalam operasional pabrik dan sekaligus juga mampu memenuhi tuntutan kualitas produk kayu lapis untuk pasaran Jepang yang tinggi. Untuk melakukan penggantian mesin pengupas log tersebut diperlukan dana investasi yang cukup besar sehingga Decision Maker perlu mempertimbangkannya secara cermat. Studi ini merupakan suatu kajian terhadap manfaat investasi penggantian mesin pengupas log dengan melihat aspek teknis, pemasaran, ekonomi, dan keuangan serta lingkungan sosial yang dapat menggambarkan seberapa besar tambahan manfaat yang diperoleh dengan dilakukannya penggantian mesin tersebut. Hasil studi diharapkan dapat membantu manajemen perusahaan PT. DRM didalam mengambil suatu keputusan untuk melakukan investasi. Analisis nilai manfaat diukur dengan menggunakan tiga macam kriteria, yaitu: 1). Net Present Value (NPV), 2). Intemal Rate of Retum (IRR) dan 3). Payback Period. Untuk keperluan analisis tersebut digunakan incremental cashflow dengan Discount Factor sebesar 16 % per tahun yang merupakan rata-rata dari campuran tingkat bunga apabila perusahaan meminjam modal investasi di Bank denan bunga 19,5% dan retum on equity yang diinginkan pemilik perusahaan sebesar 10.5%. Dalam menganalisis penerimaan digunakan harga jual tetap (constant price). Jangka waktu diperhitungkan selama 10 tahun sesuai umur ekonomis mesin. Analisis Kepekaan (sensitivity Analysis) dilakukan untuk melihat pengaruh beberapa faktor penentu yang menyebabkan perubahan nilai Dari hasil analisis dengan menggunakan ketiga kriteria dapat disimpulkan bahwa investasi penggantian mesin pengupas log layak untuk dilaksanakan. Dengan menggunakan kriteria NPV, diperoleh nilai sebesar Rp. 9.605.040 ribu setelah program bejalan selama 10 tahun. Sedangkan dengan kriteria IRR diperoleh hasil diatas discount rate 16% yaitu sebesar 18,82 % per tahun. Masa pengembalian investasi (Payback period) selama 6 tahun dan 11 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa investasi penggantian mesin pengupas log secara finansial layak untuk dipertimbangkan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Analisis Kelayakan lnvestasi Penggantian Mesin Pengupas Log pada perusahaan kayu lapis PT. DRM Pontianak
Subjects: Manajemen Keuangan
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-7 Perpustakaan
Date Deposited: 28 Dec 2011 06:09
Last Modified: 20 Feb 2012 09:16
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/454

Actions (login required)

View Item View Item