Kajian peluang pasar traktor tangan pada proyek pengembangan lahan gambut satu juta hektar di kalimantan tengah

Muchtar , Luthfie (1996) Kajian peluang pasar traktor tangan pada proyek pengembangan lahan gambut satu juta hektar di kalimantan tengah. Masters thesis, IPB.

[img]
Preview
PDF
1-01-Muchtar-cover.pdf

Download (927kB)
[img]
Preview
PDF
1-02-Muchtar-ringkasaneksekutif.pdf

Download (986kB)
[img]
Preview
PDF
1-03-Muchtar-Daftarisi.pdf

Download (810kB)
[img]
Preview
PDF
1-04-Muchtar-pendahuluan.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pada Pembangunan Jangka Panjang Kedua (PJP II), khususnya dalam Repelita VI sektor pertanian masih mempunyai peranan strategis, yaitu sebagai penghasil pangan dan pendapatan masyarakat petani. Sektor Pertanian meningkat rata-rata 3,6% dan pada tahun 1984 tercapai swasembada pangan. Tetapi hal ini sulit dipertahankan, karena pada tahun 1991 produksi menurun 2,3% dari tahun sebelumnya, dan pada saat itu teIjadi impor beras sebanyak 600.000 ton. Disamping itu dikarenakan di Pulau Jawa teIjadi perubahan ekonomi dari sektor primer (pertanian) ke sektor sekunder (industri), maka teIjadi konversi lahan pertanian produktif menjadi kawasan industri dan pennukiman. Sehubungan dengan hal tersebut, maka diterbitkan Keputusan Presiden Nomor 82 tanggal 26 Desember 1995 yang menetapkan pengembangan dan pemanfaatan lahan gambut seluas satu juta hektar di Kalimantan Tengah, dalam rangka mempertahankan swasembada pangan. Dengan demikian, maka ada peluang untuk alat dan mesin pertanian, baik untuk kegiatan pra maupun pasca panen, dan khusus untuk pengolahan tanah digunakantraktor tangan. Tujuan penelitian adalah untuk menghitung kebutuhan dan mengetahui karakteristik traktor tangan di proyek Pengembangan Lahan Gambut dan mengkaji dari segi teknis dan ekonomis 2 (dua) jenis traktor tangan yang ada di Palingkau SP.l, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kuala Kapuas. Kemudian dari hasil ujicoba, dihitung keuntungan usahatani dalam menggarap sawah dengan menggunakan traktor tangan pada pengolahan lahannya. Metode penelitian menggunakan metode studi kasus pada 2 (dua) produk traktor tangan yaitu Traktor Tangan "X" dan "Y" dengan membandingkan dari segi kapasitas keIja dan analisis ekonominya yang dilakukan pada lahan gambut. Dari hasil ujicoba, kapasitas keIja dalam pengolahan lahan sampai siap tanam untuk Traktor Tangan "X" didapat 2,64 hari/ha dan Traktor Tangan 'Y" 4,29 hari/ha. Hal ini akan berpengaruh pada analisis ekonominya, yaitu untuk Traktor Tangan "X" kebutuhan biaya sampai siap tanam sebesar Rp. 80.868/ha dan untuk "Y" sebesar Rp. 152.621/ha. Disamping itu juga dihitung kebutuhan biaya sampai siap tanam untuk hewan temak sebagai pembanding terhadap traktor tangan, yaitu sebesar Rp. 197.309/ha. Dari hasil hitungan tersebut, maka traktor tangan lebih ekonomis daripada hewan temak, dan Traktor Tangan "X" lebih efisien dari segi waktu maupun biaya daripada menggunakan Traktor Tangan "Y". Dari studi yang dilakukan oleh Tim Amdal Regional IPS yang dilaksanakan tahun 1996, maka dapat diprediksi luas lahan yang sesuai untuk tanaman pangan sebesar 586.700 ha dan dapat menggunakan traktor tangan dalam pengolahan lahannya, karena lahan tersebut mempunyai kedalaman pirit (Fe Sz ) rata-rata> 40 Cm dan kondisi muka air tanah berkisar antara 60 Cm - 70 Cm. Dengan demikian, maka dapat diperkirakan daya tampung transmigran sebesar 220.000 KK (Kepala Keluarga) atau ± 880.000 jiwa dengan alokasi lahan per KK 0,25 ha lahan pekarangan dan 2,0 ha lahan usaha. Kebutuhan traktor tangan untuk transmigran sebanyak 220.000 KK, yaitu 44.000 unit dengan ratio 1 (satu) traktor tangan untuk 5 KK. Waktu tanam 30 hari dalam musim tanam yang dapat dilaksanakan seeara serentak untuk lahan seluas 2,0 haIKK. Sedangkan untuk karakteristik traktor tangan yang dibutuhkan, yaitu traktor tangan yang mempunyai body dan mesin kuat, karena digunakan pada lahan gambut yang cukup berat. Bobot traktor tangan antara 200-300 Kg, sehingga akan stabil dalam melakukan pengolahan lahan sampai dengan kedalaman ± 20 Cm. Karena di lahan gambut masih banyak tunggul-tuggul kayu, maka diperlukan traktor yang mudah bermanuver untuk menghindari tunggul kayu tersebut. Lebar traktor diusahakan <100 Cm, karena hal ini akan memudahkan lewat di jembatan dan bermanuver. Traktor tangan sebaiknya dilengkapi dengan implement bajak parabola dan tali gas dibuat dari bahan yang tidak mudah berkarat. Keuntungan usahatani dapat dihitung dengan mengetahui biaya operasi dan hasil penjualan beras. Dari hitungan, maka didapat keuntungan petani sebesar Rp.2.612.264 untuk lahan seluas 2 hektar lahan usaha. Dengan demikian, maka didapat B/C ratio = 3,25 yang berarti> 1,00 dan artinya usahatani ini menguntungkan. Dari ulasan dan analisis yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan dan saran, bahwa peluang traktor tangan di Proyek Pengembangan Lahan Gambut cukup besar, yaitu sebesar 44.000 unit dan usahatani dengan traktor tangan cukup menguntungkan. Traktor Tangan "X" cukup memadai dan dapat dimanfaatkan penggunaannya, walaupun tetap harus menyempumakan teknologinya dalam rangka meningkatkan kecepatan olah tanah dalam rangka menurunkan biaya produksi dan meningkatkan pendapatan petani transmigran. Dalam hal program penempatantransmigran yang sebesar 316.000 KK, sedang prakiraan daya tampung hanya 220.000 KK dan jumlah transmigran setempat (APPDT) yang mempunyai program cukup besar lebih dari jumlah penduduk yang ada disekitar proyek PLG, maka perlu dikaji kembali program penempatan secara keseluruhan dan alokasi APPDT dalam 6 tahun anggaran. Karena kalau tidak disesuaikan, maka dikhawatirkan program ini tidak dapat beIjalan sesuai dengan rencana dan kurang optimal dalam mendukung proyek yang sangat besar ini.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kajian peluang pasar traktor tangan pada proyek pengembangan lahan gambut satu juta hektar di kalimantan tengah
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: Staff-4 Perpustakaan
Date Deposited: 28 Dec 2011 06:16
Last Modified: 28 Dec 2011 06:16
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/506

Actions (login required)

View Item View Item