Evaluasi Penyesuaian Re- Organisasi dengan Strategi Umum Perusahaan pada PT. Reckitt Benckiser Indonesia pasca akuisisi

Tumanggor, Aberlin (2002) Evaluasi Penyesuaian Re- Organisasi dengan Strategi Umum Perusahaan pada PT. Reckitt Benckiser Indonesia pasca akuisisi. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
E6-01-aberlin-tumanggor-cover.pdf

Download (323kB)
[img]
Preview
PDF
E6-02-aberlin-tumanggor-abstract.pdf

Download (250kB)
[img]
Preview
PDF
E6-03-aberlin-tumanggor-ringkasaneksekutif.pdf

Download (314kB)
[img]
Preview
PDF
E6-04-aberlin-tumanggor-daftarisi.pdf

Download (287kB)
[img]
Preview
PDF
E6-05-aberlin-tumanggor-pendahuluan.pdf

Download (312kB)

Abstract

Dalam perjalanannya sejak dari kelahiran satu organisasi, banyak hal yang dilalui dan harus diatasi untuk dapat mempertahankan keberdaannya. Begitu juga halnya dengan PT. Reckitt Benckiser lndonesia yang semula hanya merupakan satu perusahaan kecil dan sekarang telah berubah menjadi satu perusahaan yang cukup besar karena telah melakukan akuisisi terhadap 4 ( empat ) perusahaan lokal, sehingga sebagai konsekwensinya. adalah bahwa perusahaan tersebut harus melakukan penyesuaian diri secara internal untuk menghadapi perubahan yang sedang terjadi. Untuk dapat melakukan penyesuaian sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan yang sedang dialami oleh sebuah organisasi, satu hal yang terlebih dahulu harus dimengerti adalah unsur-unsur yang membentuk keberadaan satu organisasi, yang dalam hal ini adalah 1) Struktur Sosial ( Social Structure ), yang menunjuk kepada aspek-aspek hubungan sesama anggota didalam suatu organisasi yang terpola sedemikian rupa 2) Partisipan ( Participants), yaitu anggota-anggota organisasi yang turut terlibat memberikan kontribusi melalui kegiatan-kegiatan yang diberikan kepada masing-masing anggota untuk tercapainya tujuan organisasi bersangkutan 3) Tujuan ( Goals ), yaitu sasaran yang ingin dicapai oleh organisasi 4) Teknologi ( Technology ), yaitu peralatan peralatan berikut ' kemampuan untuk menggunakannya, yang dimiliki oleh suatu organisasi untuk melaksanakan tugas-tugas keorganisasian dalam upaya mencapai sasaran Yang diinginkan dan 5) Lingkungan ( Environment ), yaitu lingkungan sosial dan lingkungan budaya serta lingkungan teknologi dimana suatu organisasi berada. Dengan adanya pemahaman yang memadai atas kelima unsurunsur yang membentuk organisasi sebagaimana dikemukakan diatas, maka jika pada salah satu atau beberapa unsur tersebut mengalami perubahan, para pengambil keputusan pada suatu organisasi akan dapat melakukan tindakan-tindakan tepat agar dapat menyesuaikan organisasi sesuai dengan perubahan yang terjadi. Kembali kepada masalah akuisisi yang dilakukan oleh PT. Reckitt Benckiser Indonesia diatas. Bahwa akibat dari akuisisi tersebut telah mengakibatkan terjadinya perubahan pada kelima unsurunsur yang membentuk keberadaan organisasi perusahaan tersebut. Pada Struktur Sosial mengalami perubahan karena semula pola hubungan-hubungan yang ada didalam tubuh organisasi belum begitu komplek sekarang berubah menjadi suatu hubungan yang sangat komplek sebagai akibat dari jumlah anggota organisasi semakin banyak dan tersebar dibeberapa lokasi. Begitu juga dengan unsur partisipan mengalami perubahan yang sangat berarti karena sekarang jumlah partisipan telah mencapai jumlah ribuan yang semula hanya berjumlah ratusan orang. Pada unsur tujuan juga mengalami perubahan, karena dengan bertambahnya baik jumlah pabrik maupun jumlah karyawan, dengan sendirinya agar organisasi dapat tetap hidup maka tujuan perlu ditinjau ulang. Dan suatu hal yang dapat dipastikan bahwa unsur teknologi dan unsur lingkungan juga mengalami perubahan karena sebagai akibat akuisisi tersebut teknologi dan lingkungan yang semula dimiliki dan berkaitan dengan perusahaan yang diakuisisi sekarang beralih menjadi milik PT. Reckitt Benckiser Indonesia. Perubahan-perubahan tersebut mau tidak mau harus dikendalikan dengan berpedoman kepada strategi umum perusahaan, sehingga dengan demikian perusahaan dalam perjalanannya tidak kehilangan arah. Salah. satu tindakan penyesuaian yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan re-organisasi perusahaan, dimana untuk melakukan re-organisasi tersebut perlu dibuat suatu rancang bangun dan struktur organisasi sesuai dengan strategi umum yang ditetapkan oleh perusahaan. Berdasarkan uraian diatas, maka adapun tujuan penelitian ini adalah untuk 1) melakukan identifikasi aliran pekerjaan yang terdapat didalam tubuh organisasi pasca akuisisi, 2) melakukan evaluasi penyesuaian rancang bangun dan struktur organisasi pasca akuisisi, dan terakhir 3) adalah memberikan rekomendasi rancang bangun dan struktur organisasi yang tepat sesuai dengan strategi umum perusahaan. Untuk keperluan pengambilan contoh pada penelitian ini akan digunakan metode pengambilan contoh tidak berpeluang ( non probability sampling ) secara disengaja ( purposive sampling ). Para responden terdiri dari para Dewan Direksi, Manager dan karyawan PT. Reckkitt Benckiser Indonesia, serta para Manager dari perusahaan distributor. Data-data yang didapatkan kemudian diolah dengan menggunakan metode AHP ( Analytical Hierarchy Process ). Dari evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan metode AHP ( Analyfical Hierarchy Process ) tersebut diatas, dengan didahului idnetifikasi terhadap aliran pekerjaan dan strategi umum peruusahaan, bahwa dalam membuat rancang bangun dan struktur organisasi yang sesuai dengan strategi umum perusahaan pasca akuisisi adalah dengan menitik beratkan pengendalian pada jumlah dan lokasi pabrik. Sedangkan aktor-aktor yang perlu mendapat perhatian adalah Media Periklanan, Jumlah Outlet, Transporter serta Karyawan. Selanjutnya agar strategi umum perusahaan dapat tewujud pada tingkat operasional, tujuan yang perlu dicapai adalah efisiensi dan perluasan market share. Dengan berpedoman kepada hasil analisa AHP tersebut diatas, adapun rancang bangun dan struktur organisasi yang disarankan adalah satu organisasi dengan rancang bangun dan struktur fungsional yang dibuat sedemikian rupa yang memungkinkan organisasi dapat memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam memberikan respons terhadap fluktuasi naik turunnya volume pekerjaan secara efisien, namun tetap dapat bergerak secara efektif memperluas market share untuk produk-produk yang dihasilkan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Organisasi, Strategi, PT. Reckitt Benckiser Indonesia, akuisisi
Subjects: Manajemen Strategi
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-1 Perpustakaan
Date Deposited: 31 Dec 2011 02:17
Last Modified: 31 Dec 2011 02:17
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/572

Actions (login required)

View Item View Item