Persepsi dan perilaku karyawan terhadap program re-engineeringstudi kasus pada pt. ksp

Eko, Widjanarko (1998) Persepsi dan perilaku karyawan terhadap program re-engineeringstudi kasus pada pt. ksp. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
1-01-Eko-cover.pdf

Download (706kB)
[img]
Preview
PDF
1-02-Eko-ringkasanEksekutif.pdf

Download (807kB)
[img]
Preview
PDF
1-03-Eko-daftarIsi.pdf

Download (658kB)
[img]
Preview
PDF
1-04-Eko-pendahuluan.pdf

Download (1MB)

Abstract

Istilah Re-engineering dikenal luas sebagai suatu strategi yang dianggap sebagai perkembangan dari strategi restrukturisasi organisasi kIasik. Sebagai alasan pihak manajemen PT.KSP dalam melaksanakan program Re-engineering adalah adanya sejumlah permasalahan yang saat itu sedang dihadapi diantaranya (I) tidak tercapainya kapasitas terpasang sehingga biaya overhead meningkat, (2) sering terjadinya kekurangan bahan baku, (3) Birokrasi manajemen yang dirasakan terlalu baku, sehingga program Re-engineering yang dijalankan mampu meningkatkan kompetensi perusahaan secara riil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisa langkahlangkah yang telah dilakukan pihak manajemen, persepsi pihak karyawan yang diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para karyawan untuk bekeIja lebih baik serta langkah-Iangkah perbaikan pelaksanaan program tersebut. Kerangka konseptual dari penelitian ini berdasarkan pada (I) Analisa implementasi Re-engineering pada perusahaan tersebut yang terdiri atas aspek teknik/fisik yaitu dapat dikatakan derajat pertama karena pelaksanaannya relatif mudah dan hasilnya cepat terlibat oleh karena itu sebagian besar pelaksanaan program Re-engineering masih terfokus pada aspek ini, yang kedua adalah aspek infrastruktur dimana pelaksanaannya relatif lebih sulit karena hasilnya tidak semua bersifat konkrit sedangkan yang ketiga adalah Aspek nilai merupakan aspek yang paling sulit dilakukan karena hasilnya tidak cepat terlihat dan membutuhkan waktu yang relatif lama. (2) Analisa persepsi dan perilaku karyawan terhadap implementasi strategi Re-engineering dimana persepsi yang dimaksud adalah proses kognitif dan seorang individu untuk membenkan arti atas lingkungannya sebagai hasil adanya suatu perubahan yang menjadi sebuah stimulir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (I) Faktor-faktor aspek teknik/fisik yang dianalisa menunjukkan perubahan yang signifikan kearah perbaikan seperti mempercepat waktu pembayaran, mengurangi retour bahan baku yang tidak sesuai yang pada gilirannya akan mengurangi biaya pergudangan, pemanfaatan mesin yang meningkat. Satu-satunya komponen dalam aspek ini yang dianggap meningkat namun tidak signifikan adalah kemampuan perusahaan untuk mengembangkan produk, dimanan desain produk diperoleh dan pemegang merek sehingga perusahaan perusahaan ini hanya berfungsi sebagai bengkel kerja dan perusahaan pemegang merek dan belum mampu mengembangakan produk sendiri. (2) Secara umum dalam aspek infrstruktur menunjukkan hasil yang positif dan signifikan, pengelompokan dan pembagian kerja yang baru dianggap lebih baik, prosedur pengawasan dianggap lebih fair serta persepsi karyawan tentang sistim penilaian baru yang didasarkan atas sistim penilaian terbuka dan dua arah serta pola komunikasi yang dikembangakan memperoleh tanggapan yang positif dan signifikan dan para karyawan. (3) Hal yang sebaliknya terjadi pada aspek nilai, meskipun merni1iki kecenderungan kearah positif namun hasilnya belumltidak signifikan komponen aspek ini meliputi gaya kepemimpinan, keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan serta budaya perusahaan yang belum diyakini oleh para karyawan . Dalam hal ini ada dua (2) kemungkinan yang tejadi yaitu dampak dari program yang dijalankan belum Nampak mengingat prosesnya berjalan lebih lambat atau program yang dijalankan tidak menyentuh aspek ini oleh karena itu perlu dilakukan reevaluasi dari pelaksanaan program tersebut. (4) Hasil Re-engineering yang dilakukan secara efektif mampu meningkatkan kinerja perusahaan khususnya aspek fisik dan infrastruktur, namun perlu diwaspadai bahwa hal-hal yang signifikan tersebut masih terbatas pada aspek kemampuan perusahaan dalam meningkatkan efisiensi produksinya. Dengan demikian hasil yang didapat menunjukkan bahwa program Re-engineering yang dilakukan oleh PT.KSP hanya meliputi aspek fisik dan aspek infrastruktur, belum menyentuh pada aspek nilai organisasi dimana dalam hal ini ada dua (2) kemungkinan yang telah diuraikan diatas. Berdasarkan data perusahaan program Re-engineering yang dilakukan mampu meningkatkan kinerja perusahaan yang meliputi penurunan biaya overhead pabrik, penurunan biaya bahan baku dan penurunan biaya harga pokok produksi. Dari hasil yang diperoleh dapat ditarik suatu dugaan bahwa pihak manajemen dalam melaksanakan program Re-engineering masih berorientasi pada prosuksi dan biaya, dan belum sepenuhnya mengarah kepada pasar dan peningkatan kemampuan bersaing secara global.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Persepsi dan perilaku karyawan terhadap program re-engineeringstudi kasus pada pt. ksp
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-4 Perpustakaan
Date Deposited: 29 Dec 2011 07:12
Last Modified: 29 Dec 2011 07:12
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/606

Actions (login required)

View Item View Item