Analisis kebutuhan pelatihan dalam uapaya peningkatan produktivitas para pelaksana kud sumber alam

Eel, Susilowati (1996) Analisis kebutuhan pelatihan dalam uapaya peningkatan produktivitas para pelaksana kud sumber alam. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R3-01-Eel-cover.pdf

Download (995kB)
[img]
Preview
PDF
R3-02-Eel-ringkasanEksekutif.pdf

Download (823kB)
[img]
Preview
PDF
R3-03-Eel-daftarIsi.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
R3-04-Eel-pendahuluan.pdf

Download (1MB)

Abstract

Koperasi sebagai tulang punggung perekonomian rakyat, dituntut memiliki ketangguhan dan kemandirian, sehingga apa yang menjadi tujuan koperasi dapat tercapai. Hal tersebut dapat terwujud bila ditunjang oleh sumberdaya manusia yang produktif serta mampu bekerja secara efektif dan efisien. Untuk itu, perlu pengembangan sumberdaya manusia yaitu pengurus dan karyawan koperasi melalui pelatihan, sehingga koperasi mampu melaksanakan fungsinya sebagai motor penggerak ekonomi rakyat secara profesional, juga dilakukan dalam rangka mengembangkan dan memantapkan kelembagaan dan usaha. Dalam upaya mendapatkan tenaga-tenaga yang handal, KUD Sumber Alam, telah menyertakan pengurus dan karyawannya pada pelatihan- pelatihan. Hal tersebut mengingat: (1) Beragamnya jenis usaha yang ditangani yakni sebanyak 10 jenis usaha antara lain: Simpan Pinjam, Waserda, Pelistrikan Pola I dan II, (b) Meningkatnya jumlah anggota dari tahun ke tahun (tahun 1994: 6075 anggota penuh) dan (c) Wilayah kerja yang cukup luas meliputi 20 desa. Dalam lima tahun terakhir (1990-1994), koperasi dihadapkan pada keadaan: Omzet penjualan barang dan jasa (1990-1994) cenderung menurun demikianjuga dengan SHU. Penyebab penurunan ataupun belum tercapainya target, tidak, lepas dari faktor manusianya, dalam hal ini pengurus dan karyawan sebagai pelaksana usaha. Sebagaimana diakui oleh pengurus koperasi bahwa masih dirasakan kurangnya idealisme karyawan, demikian juga dengan produktivilas Analisis yang dilakukan terhadap data yang terkumpul adalah: (1) identifikasi tingkat produktivitas dilakukan dengan penghitungan produktivitas tenaga kerja menggunakan rumus SHU dibagi jumlah tenaga kerja dan laba per unit dibagi jumlah tenaga kerja per unit, masing-masing untuk produktivitas tenaga kerja di koperasi dan per unit usaha. Selain itu, juga dilihat motivasi dan disiplin tenaga kerja sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat produktivitas tenaga kerja (kerja), dan (2) analisis kebutuhan pelatihan dilakukan dengan menggunakan instrumen AKP (Analisis Kebutuhan Pelatihan) untuk memperbandingkan kemampuan kerja patokan dengan kemampuan kerja yang terjadi saat ini (nyatalaktual) atau kemampuan kerja jabatan (KKJ) dengan kemampuan kerja pribadi (KKP). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini, adalah: 1. Produktivitas tenaga kerja di KUD Sumber Alam dari tahun 1990 hingga 1994 cenderung menurun 2. Pelatihan relatif masih sedikit bagi karyawan, juga mengenai keragamannyayang dibutuhkan untuk setiap unit usaha. 3. Hasil analisis kebutuhan pelatihan dengan instrumen AKP, tampak bahwa baik manajer maupun karyawan dari Unit terpilih, yaitu unit: Kredit Usaha Tani, Rice Milling Unit, Pengadaan Pangan dan Wasersa, masih membutuhkan pelatihan-pelatihan untuk dapat membantu melaksanakan pekerjaannya dengan baik. Saran untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan produktivitas tenaga kerja maupun pelatihan yaitu: 1. Perlu ditetapkan dan dilakukan tindakan-tindakan untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan, khususnya mengenai: (1) perbaikan sikap mental yang meliputi: motivasi, disiplin dan ethos kerja (2) memberikan peluang/kesempatan pada setiap karyawan untuk mengikuti pelatihan yang didasarkan atas analisis kebutuhan pelatihan, (3) perbaikan kompensasi terutama sistem penggajian karyawan, (4) memberikan peluang/ kesempatan untuk berprestasi/berkarier. 2. Sebaiknya program pelatihan di KUD Sumber Alam dibagi dalam tiga tahap: a. Program jangka panjang - Mengadakan pelatihan di KUD Sumber Alam dengan mendatangkan instruktur dari luar - Membangun perpustakaan mini b. Program jangka menengah Mengadakan pelatihan di KUD Sumber Alam dengan instruktur: - Pengurus - Manajer - Kepala Unit - Karyawan yang kompeten - Anggota koperasi - Departemen Koperasi (instruktur tamu) c. Program jangka pendek - Merumuskan jenis pelatihan yang dibutuhkan untuk setiap unit usahalkaryawan sesuai hasil analisis kebutuhan pelatihan yang dilakukan dengan cara konvensional dan menggunakan instrumen AKP (Analisis Kebutuhan Pelatihan) - Peserta yang dipilih setelah kembali dari penugasan, diharuskan mengadakan presentasi hasil pelatihan, di hadapan para pelaksana, khususnya peserta yang tidak terpilih dengan kebutuhan pelatihan yang sama - Memperbanyak frekuensi pelatihan dan keragamannya, khususnya bagi unit Kredit Usaha Tani, Rice Milling Unit, Pengadaan Pangan dan Waserda - Memperbanyak program pelatihan dengan menggunakan metoda studi banding

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Analisis kebutuhan pelatihan dalam uapaya peningkatan produktivitas para pelaksana kud sumber alam
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-4 Perpustakaan
Date Deposited: 31 Dec 2011 06:01
Last Modified: 31 Dec 2011 06:01
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/671

Actions (login required)

View Item View Item