Pengembangan wisata buru hutan perhutani rph cariu dalam rangka penyusunan perencanaan pemasaran

ONTARJO , PURAWIDJAJA (1996) Pengembangan wisata buru hutan perhutani rph cariu dalam rangka penyusunan perencanaan pemasaran. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
R3-01-antrjo-cover.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
R3-02-antrjo-ringkasanEksekutif.pdf

Download (2MB)
[img]
Preview
PDF
R3-03-antrjo-daftarIsi.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF
R3-04-antrjo-pendahuluan.pdf

Download (1MB)

Abstract

A. Latar Belakang dan Permasalahan. Kepariwisataan alam menunjukkan kecenderungan yang makin meningkat sejalan dengan peningkatan perekonomian dan kemajuan bidang komunikasi dan transportasi sebagai pengaruh dari perkembangn IPTEK. Bidang pariwisata dalam pembangunan nasional PJP II Indonesian dicanangkan sebagai sektor andalan (leading sector). Dengan demikian sektor pariwisata diharapkan menciptakan pengaruh ganda (multiplier effects) dalam meningkatkan perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, pendapatan negara dan pendapatan asli daerah. Wasata buru di Indonesia merupakan salah satu sasaran pengembangan kepariwisataan alam dalam bidang kehutanan yang tengah digalakkan Pemerintah dalam rangka menunjang pembangunan bidang pariwisata sebagai sektor andalan Pembangunan nasional. Hampir 90 % pemburu yangberasa1 dari Wilayah DKI Jakarta dan Propinsi Jawa Barat tinggal di kota-kota besar, terutama di kota Jakarta (± 60 %) (Noor, 1991). Dalam kai tan ini, Perum Perhutani mempunyai gagasan pengembangan wisata buru Hutan RPH Cariu, BKPH Jonggol, KPH Bogor untuk menjaring konsumen wisata buru domestik, sehingga menjadi alternatif dalam pengusahaan wisata Alamo Upaya kearah pengembangan wisata buru tersebut telah diawali sejak tahun 1993 melalui proyek pengkaran rusa. Yang menjadi pokok masalah dalam penelaahan Geladikarya ini adalah bagaimana bentuk pengembangan wisata buru Hutan RPH Cariu yang dapat menjaring konsumen domestik, khususnya segmen pasar wilayah DKI Jakarta? B.Tujuan Geladikarya dan Ruang Lingkup. Tujuan umum studi geladikarya berdasarkan pokok permasalahan yang diuraikan di atas, adalah: Henyusun rancangan pengembangan wisata buru Hutan RPH Cariu berdasarkan keinginan pasar khususnya pasar wilayah DKI Jakarta dalam rangka penyusunan perencanaan pemasaran. Tujuan khusus meliputi penelaahan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran, menganalisis potensi penyediaan tipe aktivitas wisata buru, menetapkan alternatif tipe aktivitas wisata buru yang layak dikembangkan serta menyusun rancangan pengembangan pemasaran. Lingkup penelaahan Geladikarya adalah perencanaan pemesaran dengan penekanan pada pengambangan produk wisata buru berdasar pendekatan pasar. C. Metodologi Metode pengamatan yang digunakan adalah metode survai, dengan fokus sasaran mengungkap hal-hal pokok mengenai kebutuhan wisata buru dan identifikasi sumberdaya dan lingkungan wisata buru Hutan RPH Cariu. Pengumpulan data pasar dilakukan melalui wawancara, pengisian kuisioner dan studi literatur, Kemidian dilanjutkan dengan anal isis data secara tabulasi dan deskritif. Penyebaran kuisioner untuk responden pengusaha bukan perusahaan hutan, terutama pada pengusaha bangunan perumahan. Penetapan alternatif pengembangan wisata buru dilakukan melalui analisis kebutuhan dan penyediaan. Penyusunan pereneanaan pemasaran untuk pengembangan usaha wisata buru jangka panjang berdasarkan pada anal isis lingkungan, meliputi proses 1) Penyusunan tujuan, 2) penetapan sasaran pemasaran dan 2) Penyusunan Rencana Strategi Pemasaran.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pengembangan wisata buru hutan perhutani rph cariu dalam rangka penyusunan perencanaan pemasaran
Subjects: Manajemen Pemasaran
Depositing User: Staff-4 Perpustakaan
Date Deposited: 31 Dec 2011 06:04
Last Modified: 31 Dec 2011 06:04
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/673

Actions (login required)

View Item View Item