Analisis economic value added (eva) pada kelompok perusahaan agri bisnis

Pasaribu, Raja Toga (2003) Analisis economic value added (eva) pada kelompok perusahaan agri bisnis. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
PDF
E12-01-Toga-Cover.pdf

Download (104kB)
[img]
Preview
PDF
E12-02-Toga-Abstrak.pdf

Download (84kB)
[img]
Preview
PDF
E12-03-Toga-RingkasanEksekutif.pdf

Download (88kB)
[img] PDF
E12-04-Toga-DaftarIsi.pdf

Download (126kB)
[img]
Preview
PDF
E12-05-Toga-BabIPendahuluan.pdf

Download (211kB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id

Abstract

TOGA RAJA PASARIBU,2003. Analisa Economic Value Added (EVA) pada Kelompok Perusahaan Agribisnis. Di bawah bimbingan DJONI TANOPRUWITO dan ANNY RATNAWATI. Perubahan perekonomian global membawa dampak negatif kepada perekonomian Indonesia. Sektor moneter dan sektor riel mengalami keterpurukan yang cukup lama. Perbankan sebagai salah satu sektor moneter mengalami imbas akibat keterpurukan ekonomi ini. Hal ini terlihat dari banyaknya bank yang ditutup dan rekapitalisasi terhadap beberapa bank guna mempertahankan kelangsungan hidupnya. Perusahaan _ perusahaan yang bergerak dalam sektor riel juga mengalami hal yang sama terutama yang memiliki komponen/bahan baku impor. Sebaliknya perusahaan yang mengandung lebih banyak komponen lokal dan orientasi ekspor mengalami keuntungan. Perusahaan _ perusahaan terutama skala korporat yang umumnya bergerak di sektor manufaktur, tidak mampu menjalankan usahanya dan memenuhi kewajiban kepada bank serta pihak lainnya karena beratnya beban yang harus ditanggung. Dengan kondisi demikian banyak pihak mulai melirik sumberdaya domestik dengan orientasi ekspor dimana hal ini direpresentasikan oleh sektor agribisnis. Perbankan yang direkapitalisasi oleh pemerintah, disyaratkan untuk menata ulang portofolio bisnis, memperbaiki prosedur operasional serta meningkatkan pengawasan internal. Bank MMA sebagai salah satu bank yang direkap, diharuskan untuk mengurangi portofolio bisnisnya terutama skala korporat dan menggantinya dengan pembiayaan kepada sektor agribisnis. Penilaian kinerja yang dilakukan perbankan terhadap usaha debitur, umumnya dilakukan dengan pendekatan akuntansi seperti ROA, ROE dan EPS serta tepat tidaknya debitur tersebut memenuhi kewajibannya. Bila dilihat dari pendekatan akuntansi, debitur-debitur agribisnis selama ini tetap memenuhi kewajibannya kepada bank. Namun dari beberapa kasus yang terjadi, debitur _ debitur yang telah menjalin hubungan cukup lama dengan perbankan, kemudian mengalami kemunduran usaha dan kreditnya menjadi bermasalah. Untuk melihat bagaimana sebenarnya hasil usaha perusahaan bila memperhitungkan biaya modal dan resiko atas penempatan modal, maka perlu dilihat alternatif lain guna melihat sejauh mana perusahaan dapat menutup biaya modal yang diinvestasikan. Pendekatan economic value added (EVA) merupakan salah satu alat penilaian kinerja perusahaan yang dinilai lebih mencerminkan nilai bisnis secara riil dengan mengukur nilai tambah ekonomis yang dihasilkan perusahaan. Alat analisis ini dapat digunakan sebagai tambahan alternatif bagi perbankan dalam menilai kinerja usaha debitur. Berdasarkan hal tersebut di atas maka rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah : (1)bagaimana analisis kinerja kelompok perusahaan agribisnis debitur Bank MMA dengan pendekatan ROA, ROE, EPS dan EVA. (2) apakah perhitungan berdasarkan konsep EVA , (2) apakah kepentingan pemilik/pemegang saham dapat dilihat dari perhitungan EVA, (3) apakah terdapat korelasi antara nilai EVA dengan kinerja berdasarkan rasio-rasio yang telah dicapai perusahaan, (4) bagaimana rekomendasi alternatif dari aplikasi EVA. Sejalan dengan permasalahan tersebut maka tujuan penelitian ini adalah : (1) menganalisis kinerja perusahaan agribisnis debitur Bank MMA dengan menggunakan ROA, ROE, EPS dan EVA, (2) menganalisis korelasi signifikan antara nilai EVA dengan rasio keuangan perusahaan agribisnis, (3) rekomendasi alternatif kebijakan aplikasi EVA dalam analisis kinerja perusahaan. Metode yang digunakan untuk menjawab permasalahan di atas adalah dengan menggunakan metode penelitian yang dibatasi pada 17 debitur agribisnis dengan pinjaman mulai Rp. 50 milyar selama periode 2000 _ 2001. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit, Bloomberg, Bank Indonesia, maupun media lainnya seperti majalah dan internet. Perhitungan korelasi antara EVA dengan ROA, ROE dan EPS dilakukan dengan koefisien korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kondisi ekonomi yang terjadi dalam kurun waktu 2000-2001, dari 17 perusahaan debitur yang diteliti, hanya 3 perusahaan perusahaan yang memperoleh EVA positif dalam 2 tahun berturut-turut. Di tahun 2000 dari 17 perusahaan hanya 4 perusahaan yang memperoleh EVA positif sedangkan di tahun 2001 dari 17 perusahaan hanya 5 perusahaan yang memperoleh EVA positif. Bila dilihat hanya dari sisi pendekatan akuntansi perusahaan-perusahaan ini umumnya memperoleh ROA, ROE yang positif serta tetap memenuhi kewajibannya kepada perbankan. Dengan pendekatan EVA terlihat bahwa perusahaan _ perusahaan tersebut lebih banyak yang mengalami penurunan nilai (destroy value) dimana hasil usaha belum mampu untuk menutup keseluruhan biaya modal yang diinvestasikan. Dari hasil korelasi antara EVA dengan ROA, ROE dan EPS terlihat bahwa pencapaian nilai EVA tidak memiliki korelasi yang signifikan dengan pencapaian ROA, ROE dan EPS sehingga penilaian dengan menggunakan EVA dapat dijadikan alternatif dalam menilai kinerja suatu perusahaan. Berdasarkan hasil analisis di atas maka disarankan bagi Bank MMA untuk menggunakan EVA sebagai alternatif dalam menilai kinerja perusahaan debiturnya. Bagi pemilik perusahan nilai EVA yang diperoleh mencerminkan mampu tidaknya hasil usaha menutup seluruh biaya modal yang diinvestasikan. Disarankan bagi Bank MMA untuk melakukan penelitian secara berkesinambungan sehingga nantinya penilaian kinerja dengan EVA dapat dijadikan salah satu acuan untuk mencegah kredit menjadi bermasalah

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Perusahaan agribisnis, Economic Value Added, Bank MMA, Beta Saham , Laporan Keuangan, ROA, ROE, EPS, Koefisien Korelasi Pearson
Subjects: Manajemen Keuangan
Depositing User: Library
Date Deposited: 04 Aug 2011 01:25
Last Modified: 04 Aug 2011 02:43
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/68

Actions (login required)

View Item View Item