Kajian Pemasaran Giro dalam Menunjang Operasi Kredit pada PT. Bank X Cabang Bogor

Muhamadong, H. Erwin (1997) Kajian Pemasaran Giro dalam Menunjang Operasi Kredit pada PT. Bank X Cabang Bogor. Masters thesis, IPB.

[img] Microsoft Word
H_Erwin_Muhamadong.doc

Download (35kB)
[img]
Preview
PDF
R9-01-HErwinMuhamadong-cover.pdf

Download (535kB)
[img]
Preview
PDF
R9-02-HErwinMuhamadong-RE.pdf

Download (504kB)
[img]
Preview
PDF
R9-03-HErwinMuhamadong-DaIsi.pdf

Download (498kB)
[img]
Preview
PDF
R9-04-HErwinMuhamadong-Bab1.pdf

Download (521kB)
[img] PDF
R9-05-HErwinMuhamadong-Bab2DST.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://elibrary.mb.ipb.ac.id/

Abstract

Pada kondisi persaingan pasar yang ketat, Bank perlu menerapkan konsep pemasaran modern secara terpadu, untuk semua produk yang ditawarkan, termasuk produk giro. Beberapa manfaat dana giro yang menonjol adalah : (1) Biaya dana giro lebih murah dibanding dengan biaya dana dari sumber lain, sehingga penggunaan dana giro untuk operasi kredit lebih menguntungkan, (2) Apabila dapat dikelola dengan baik, maka dana giro dapat dipergunakan untuk membiayai kredit jangka pendek maupun kredit jangka panjang. Jika dana giro tidak mampu membiayai kredit, maka efisiensi biaya tidak tercapai dan pencapaian laba maksimum tidak dapat terealisasi. Berdasarkan kenyataan tersebut, dirumuskan masalah : (1) Bagaimana meningkatkan dana giro untuk dapat membiayai peningkatan kredit, dan (2) Faktor-faktor apa yang mempengaruhi konsumen menggunakan dana giro ini. Geladikarya ini bertujuan untuk : (1) mengevaluasi pemasaran giro yang dilakukan saat ini, (2) Mengidentifikasi faktor-faktor internal yang mempengaruhi peningkatan dana, (3) Menganalisa faktor eksternal yang berhubungan dengan dana giro. Pengumpulan data dari konsumen dilakukan di Bogor pada bulan Nopember dan Desember 1996. Responden berjumlah 56 orang yang terdiri dari nasabah Bank X Bogor. Data diperoleh dengan melakukan wawancara langsung atau mengisi sendiri kuesioner yang diberikan. Alat analisis yang digunakan adalah analisis tabulasi untuk melihat profil responden, faktor-faktor penyebab memakai giro, dan faktor-faktor penyebab masih setia dengan giro. Analisis lain yang digunakan adalah analisis SWOT untuk menentukan strategi Strength-Opportunity (SO Strategy), strategi Weakness-Opportunity (WO Strategy), Strategi Strength-Threat (ST Strategy) dan Strategi Weakness-Threat (ST Strategy). Ada dua pendekatan dalam merumuskan strategi pemasaran dalam penelitian ini yaitu strategi pemasaran berdasarkan STP (Segmentation, Targeting, Positioning), dan strategi pemasaran berdasarkan SWOT analysis. Strategi pemasaran yang tepat menurut STP adalah sbb: (1) Melakukan segmentasi pasar menurut pendapatan masyarakat, (2) Memilih target pasar yang tepat yaitu : mereka yang mempunyai pendidikan diatas SMU, berumur antara 31-45 tahun, dan mereka yang bekerja di sektor perdagangan seperti pengusaha swasta ataupun pegawai swasta. Positioning Bank X yang sangat baik sebagai Bank yang terpercaya, sangat ampuh untuk meningkatkan pemasaran giro Bank X, hanya saja target pasar harus dipilih secara tepat. Strategi pemasaran yang tepat menurut SWOT analisis dibagi lagi kedalam 4 bagian yaitu : SO strategy, WO Strategy, ST Strategy, dan WT Strategy. SO strategy yang tepat adalah : (1) Mengembangkan/menonjolkan citra Bank X yang baik kepada konsumen sehingga lokasi yang jauh tidak menjadi penghalang bagi konsumen, (2) Pertahankan Hari/jam kerja yang fleksibel agar citra Bank X tetap baik di mata konsumen, (3) Mempertahankan keamanan giro Bank X yang terjamin. Dengan giro yang terjamin, mendorong konsumen untuk mengajukan kreditnya ke Bank X tersebut. WO Strategy yang dianjurkan adalah : (1) Perbaiki dan tingkatkan pelayanan agar nasabah yang mengutamakan pelayanan daripada kepercayaan dan citra Bank tidak pindah ke Bank lain, (2) Mengusahakan agar Bank X dapat on-line ke seluruh Indonesia (Menerapkan teknologi informasi) agar konsumen yang mengutamakan kemudahan dan bermobilitas tinggi tidak pindah ke Bank lain, dan (3) Memperbaiki suasana kantor agar nyaman sehingga konsumen betah di kantor. ST Strategy yang ditempuh adalah : (1) Mempertahankan dan meningkatkan keamanan dana giro Bank X yang terjamin, agar Bank baru sebagai pendatang baru tidak menjadi masalah, dan (2) Mempertahankan mutu keterjaminan giro, agar konsumen tidak mengalami trauma dengan giro. Dalam jangka panjang, mutu giro Bank X yang baik akan menurunkan jumlah orang yang tidak berminat lagi dengan giro. WT Strategy diberikan dalam bentuk : (1) Perbaiki pelayanan, karena konsumen akan mudah pindah ke Bank lain yang mempunyai lokasi lebih dekat, karena dapat menghemat tenaga dan waktu, (2) Menciptakan agar Bank X On-line di seluruh Indonesia sehingga ancaman Bank-Bank pendatang baru di manapun di Indonesia tidak akan menjadi problem, (3) Perbaiki suasana kenyamanan di kantor, jika tidak ingin konsumen pindah ke Bank lain yang menawarkan suasana yang nyaman, dan (4) Perbaiki pelayanan giro agar konsumen tidak trauma dan berhenti menggunakan rekening giro.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pemasaran Giro, Operasi Kredit
Subjects: Manajemen Pemasaran
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-6 Perpustakaan
Date Deposited: 18 Jan 2012 03:43
Last Modified: 18 Jan 2012 03:43
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/710

Actions (login required)

View Item View Item