Analisis perencanaan strategik kebun raya bogor

Ramdani, Sri Hidajati (2002) Analisis perencanaan strategik kebun raya bogor. Masters thesis, Institut Pertanian Bogor.

[img]
Preview
Text
r18_01-SriHidajatiRamdani-cover.pdf - Published Version

Download (342kB)
[img]
Preview
Text
r18_02-SriHidajatiRamdani-ringkasaneksekutif.pdf - Published Version

Download (397kB)
[img]
Preview
Text
r18_03-SriHidajatiRamdani-daftarisi.pdf - Published Version

Download (296kB)
[img]
Preview
Text
r18_04-SriHidajatiRamdani-pendahuluan.pdf - Published Version

Download (414kB)

Abstract

Gagasan perubahan status dan organisasi serta penekanan kegiatan menjadi pusat konserivasi tumbuhan menambah' tugas dan fungsi yang diemban Kebun Raya Bogor (KRB). Lembaga ini dituntut untuk berusaha mengkonservasi koleksinya secara lebih terarah dengan cara mengembangkan tanaman-tanaman langka tertentu dan terancam punah untuk dikembalikan ke habitatnya atau ke tempat lain dan memperkenalkannya kepada masyarakat untuk dibudidayakan. Menghadapi perubahan ini KRB telah melakukan langkah-Iangkah untuk mempersiapkan diri melakukan tugas dan fUQ.gsi baru. Antara lain telah dilakukan evaluasi kerja pada awal tahun 2001 untuk memperbaiki sistem manajemen, membuat perencanaan strategis, menata kelompok penelilian, menambah sarana dan prasarana, serta meningkatkan sumber daya manusia. Diharapkan dengan adanya perbaikan di segala bidang, KRB akan siap dan mampu menjalankan tugas dan fungsi yang baru secara maksimal. Ini sejalan dengan salah satu tujuan Kebijakan Strategis Pembangunan Iptek Nasional (2000-2004) yang dikeluarkan KMNRT yang menekankan pada reposisi lembaga. Sebagai akibatnya diperlukan suatu rencana strategis lembaga. Menghadapi fokus penugasan baru dan tuntutan masyarakat luas serta perkembangan i1miah perkebunrayaan internasional, pengembangan KRB harus didasarkan pada perencanaan yang mengarah, untuk menjadikan KRB sebagai, pusat konservasi, penyedia sarana penelitian, pendidikan dan wisata ilmiah. Maka rumusan masalah dari penelilian ini adalah 1) bagaimana ancangan visi dan misi Kebun Raya Bogor yang tepat untuk lima tahun ke depan, 2) bagaimana kondisi lingkungan eksternal dan internal yang mempengaruhi posisi Kebun Raya Bogor, serta 3) bagaimana sasaran dan program jangka panjang yang sebaiknya harus dirumuskan dalam rangka perencanaan strategis untuk menunjang kegiatan di Kebun Raya Bogor, termasuk kebutuhan fasilitas pendukung yang dibutuhkan? Berdasarkan uraian di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk : 1) menghimpun pendangan masyarakat untuk merumuskan ancangan visi dan misi dari Kebun Raya Bogor untuk lima tahun ke depan, 2) mengidenlifikasikan serta menganalisis lingkungan eksternal dan internal yang mempengaruhi posisi Kebun Raya Bogor, dan 3) merumuskan serta merekomendasikan alternatif sasaran dan program jangka panjang dalam rangka untuk menunjang kegiatan perencanaan strategik di Kebun Raya Bogor. Disain yang digunakan untuk melakukan penelitian adalah disain penelitian deskriptif demgan pendekatan studi kasus. Jenis dan sumber data penelitian meliputi data primer dan data sekunder yang dikategorikan menjadi data-data lingkungan internal dan data Iingkul1gan eksternal KRB. Teknik pengambilan contoh untuk penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu dengan sengaja menentukan atau memilih contoh (responden) dari responden internal KRB yang terdiri dari pihak manajemen, dan dengan metode accidental atau convinience sampling yaitu pengambilan contoh (responden) secara kebetulan di mana respoden yang diambll adalah orang-orang yang secara kebetulan ditemui atau Respoden untuk metode accidental. adalah responden eksternal yang merupakan stakeholder atau pihak-pihak yang berkontribusi besar terhadap KRB (seperti akademisi Perguruan Tinggi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia-LIPI, Kantor' Menteri Negara Riset dan Teknologi-KMNRT, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi-BPPT, Dewan Riset Nasional-DRN, serta para pengunjung yang datang ke KRB). , Teknik pengumpulan data dilakukan dengan beberapa cara, yaitu observasi langsung di KRB, wawancara serla penyebaran kuesioner. Tahapan pengolahan dan analisis data yang dilakukan adalah 1) analisis deskriptif untuk mendeskripsikan visi dan misi KRB, 2) analisis lingkungan internal dan eksternal lembaga untuk mengetahui peluang dan ancaman yang merupakan faktor-faktor eksternal yang dihadapi lembaga untuk dapat dipertemukan dengan kekuatan dan kelemahan yang merupakan faktor-faktor internal lembaga, 3) analisis SWOT dengan menggunakan matriks SWOT untuk melakukan matching antara kekuatan dan peluang (SO strategi), kekuatan dan ancaman (ST strategi), kelemahan dengan peluang (WO strategi) serla kelemahan dengan ancaman (WT strategi), 4) menentukan sasaran jangka panjang dalam formulasi strategi lembaga, dan 5) mengimplementasikan perencanaan strategik dalam bentuk program kegiatan jangka panjang dalam pengembangan lembaga untuk jangka waktu 5, tahun yang akan datang. Hasil analisis visi dan misi yang terangkum dari beberapa pendapat respoden dan telah disempurnakan menunjukkan bahwa visi KRB sebaiknya adalah "menjadi lembaga terkemuka sebagai referensi nasional yang bertaraf internasional dalam bidang perkebunrayaan dan sebagai suatu wahana untuk konseNasi ex-situ, khususnyatumbuhan tropik Indonesia". Begitu pula misi KRB sebaiknya adalah "mengelola, meneliti, me/estar/kan, mendayagunakan, dan mengembangkan potensiko/eksi tumbuhan me/a/ui kegiatan konsentrasi, penelitian, pendidikan, rekreasi dan pemenuhan kebutuhan' masyarakat umum /ainnya serta peningkatan apresiasi masyarakat terhadap kebun raya, tumbuhan dan lingkungan dalam upaya pemanfaatan yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan dan mandiri". Berdasarkan hasil identifikasi terhadap Iingkungan internal dan eksternal KRB maka dapat faktor-faktor yang dapat dijadikan sumber kekuatan bagi KRB adalah a) perubahan status KRB menjadi Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor dengan kedudukan lembaga eselon II, b) tugas dan fungsi pokok yang diemban KRB berlambah menjadi lembaga konservasi, penelitian, penunjang pendidikan dan rekreasi" c) struktur organisasi KRB sebagai Pusat Konservasi Tumbuhan lebih ramping dan terspesialisasi, d) tata laksana kegiatan yang ditangani oleh KRB sudah cukup baik dan e) hasil keluaran KRB berupa informasi i1miah, pelayanan jasa, barang atau bentuk lain. Hasil analisis Iingkungan internal juga memperlihatkan sisi kelemahan KRB, yaitu a) struktur organisasi KRB memang ramping tapi belum sempurnakarena terlalu ringkas, b) perencanaan program pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan belum cukup baik, c) perbandingan ketersediaan sumber daya manusia tidak seimbang, d) peralatan, sarana dan prasarana belum cukup atau masih kurang berfungsi, dan e) perencanaan dana dan pengalokasian dana masi tergantung pada APBN. Hasil analisis terhadap Iingkungan eksternal menunjukkan beberapa faktor yang dijadikan peluang bagi KRB, yaitu a) KRB kebijakan L1PI, Jakstra IPTEKNAS I, I 2000-2004, kebijakan pemerintah serta pada UU Otonomi Daerah, b) melakukan kerjasama dengan badan-badan nasional maupun internasional untuk mengantisipasi para pesaing yang mudah mendapatkan "fund raising", c) popularitas KRB di mata masyarakat nasional dan internasional sangat tinggi sehingga daya saing dan daya pikat yang ditawarkan KRB cukup kuat, d) meningkatkan fungsi KRB sebagai obyek pariwisata umum dan dan tidak mengkhususkan pada wisata i1miah, dan e) menggalang kemitraan dengan LSM yang bergerak di bidang konservasi dan pendidikan Iingkungan. Kemudian faktor-faktor eksternal yang dapat mengancam keberlangsungan kegiatan KRB sebagai Pusat Konservasi Tumbuhan adalah a) adanya perdagangan bebas dengan Iingkup WTO, AFTA dan APEC, b) belum siapnya KRB untuk mendiferensiasikan produk atau jasa yang ditawarkannya, c) Banyaknya pesaing . yang mudah mendapatkan "fund raising", d) masih kurangnya sarana informasi elektronik (telekomunikasi) dan pengembangan teknologi informasi canggih (home page, web site), dan e) belum dimilikinya teknologi konservasi ex-situ (bank biji, kultur jaringan) sehingga teknologi konservasi ex situ masih harus diimpor. Tujuan dari Kebun Raya Bogor untuk lima tahun mendatang adalah memfungsikan perubahan status organisasi barunya sebagai Pusat Konservasi Tumbuhan dan sasaran dari KRB tahun 2001 .sampai dengan tahun 2005 adalah a) inventarisasi dan koleksi tumbuhan di berbagai kawasan di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa, b) penelitian, pengembangan dan pendayagunaan beberapa kelompok tumbuhan berpotensi, tUlllbuhan langka, konservasi biji dan arsitektur lansekap, c) penggalian, pengungkapan dan pemasyarakatan potensi tumbuhan koleksi, cO perbanyakan beberapa jenis tumbuhan langka, e) pembangunan dan pengembangan kaw8san konservasi ex situ di Jambi dan Kediri, f) restrukturisasi kelembagaan , g) meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan h) meningkatkan kerjasama dengan pihak pemerintah, swasta, pendidikan pada tingkat nasional maupun internasional. Pada pendekatan matriks SWOT dihasilkan alternatif strategi dasar untuk diimplementasikan dalam perencanaan strategi yang terdiri atas a) strategi ekspansi (strategi SO) meliputi memperkuat sistem secara nasional; meningkatkan fungsi optimal KRB sebagai sarana penelitian, pendidikan, wisata serta pusat komersialisasi hasil Iitbang; meningkatkan pelayanan jasa wisata; b) strategi diversifikasi (strategi ST) meliputi meningkatkan pengelolaan informasi yang komunikatif; meningkatkan kemampuan melakukan inovasi hasillitbang untuk tujuan komersil; c) strategi konsolidasi (strategi WO) meliputi membangun kemitraan dengan badan-badan nasional dan internasional di bidang konservasi ex situ; membangu!1 teknologi konservasi, peningkatan penggunaan sumber daya genetik & pembangunan kawasan konservasi ex situ dan d) strategi restrukturisasi (strategi WT) meliputi kelenturan manajemen organisasi terhadap perubahan yang terjadi dan membentuk sumber daya manusia yang bermutu sesuai bidang masing-masing.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kebun Raya Bogor, manajemen strategis, perencanaan strategis, purposive sampling dan accidental sampling, analisis deskriptif, analisis SWOT, alternatif strategi
Subjects: Manajemen Strategi
Divisions: Sekolah Bisnis > Perpustakaan
Depositing User: Staff-1 Perpustakaan
Date Deposited: 05 Jan 2012 12:24
Last Modified: 25 Aug 2016 03:44
URI: http://repository.sb.ipb.ac.id/id/eprint/977

Actions (login required)

View Item View Item